Uang Hasil Curian Disumbangkan ke Masjid, Pelaku Ditangkap Polisi

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Muh Iksan (24) ditangkap personel Opsnal Polsek Tamalate, setelah menjadi buronan dalam kasus pencurian, Rabu (4/9).

Pelaku beraksi bersama dengan rekannya berinisial Al yang masih dalam pengejaran petugas. Keduanya mengambil sebuah tas yang berisikan barang berharga serta kartu ATM.

Kemudian uang hasil kejahatannya, Ikhsan membeli kebutuhan sehari-hari seperti pakaian. karena bulan Ramadhan waktu itu sehingga ia juga menyumbangkan ke Masjid.

Kapolsek Tamalate, Kompol Arif Amiruddin mengatakan, jika pelaku pernah beraksi di Kompleks Hartaco Indah, Jalan Dg Tata, Kota Makassar, pada 28 Mei 2019 lalu.

“Pelaku beraksi pada bulan puasa lalu dan kini Ikhsan telah berhasil diamankan saat berada di rumahnya,” kata Kompol Arif, Kamis (5/9/2019).

Arif menerangkan, bahwa pelaku berhasil ditangkap setelah adanya laporan pengaduan korban, dimana korban kehilangan sebuah tas berisi barang-barang berharga seperti uang dan kartu ATM yang digantung di motor. Sehingga pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku

“Menurut korban, jika saldo tabungannya sudah kosong, karena pelaku mentransfer uang tersebut ke nomor rekening atas nama Pajar. Jadi kita langsung mendatangi alamat Pajar ini tapi menurut keluarganya jika Pajar tidak di Makassar dan ATMnya dipakai oleh Ikhsan,” terangnya.

Dari hasil interogasi awal, Ikhsan mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian tas di Kompleks Hartaco pada saat bulan Ramadhan lalu bersama rekannya.

“Jadi saat itu pelaku dijemput temannya yang sudah kita kantongi identitasnya untuk keluar cari makanan buka puasa. Tapi, saat melihat tas yang tergantung sehingga langsung diambilnya,” bebernya.

Selanjutnya, pelaku pergi ke ATM untuk mencoba menarik uang korban dengan bermodalkan tanggal lahir korban yang tertera di KTP milik korban. Ternyata, sandinya cocok sehingga Ikhsan menarik dan mentransfer uang hingga saldo tabungan korban ludes.

“Dia tarik uang korban secara berangsur-angsur hingga mencapai sekitar Rp20 juta. Dan uang ini dibagi dua. Ikhsan juga mengaku jika Rp1juta disumbangkan ke masjid dan Rp1juta lagi diberikan kepada istrinya untuk belanja dan sisanya dipakai kebutuhan sehari-hari seperti beli pakaian,” tuturnya.

Saat ini, Ikhsan diamankan di Mapolsek Tamalate untuk dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Dan untuk temannya sendiri kini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

(Ibl/Azr)

Leave a Reply