Tumbang di Kandang PSM, Pelatih Barito Putera : Wasit Harus Lebih Jeli

Pelatih Barito Putera, Yunan Helmi bersama pemain Barito Putera, Andry Ibo saat memberikan keterangan persnya usai pertandingan. (Foto/illank)

Pelatih Barito Putera, Yunan Helmi bersama pemain Barito Putera, Andry Ibo saat memberikan keterangan persnya usai pertandingan. (Foto/illank)

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Barito Putera gagal mencuri poin di kandang PSM Makassar pada laga pekan ke 14 Liga 1, setelah dikalahkan tim tuan rumah dengan skor 2-1, Rabu (14/8/2019) sore tadi.

Pada hal Tim Laskar Antasari sejak babak pertama mampu meredam permainan PSM hingga turun minum skor masih 0-0. Dibabak kedua Barito Putera yang mengambil inisiatif serangan sempat mengancam beberapa kali gawang tim tuan rumah, namun berhasil dikandaskan lini pertahanan PSM.

Bahkan, setelah kebobolan dari gol Asnawin Mangkualam pada menit 61, pemain Barito Putera hanya membutuhkan waktu empat menit untuk menyamakan kedudukan melalui Lucas Da Silva.

Walaupun, tim tuan rumah kembali unggul setelah mendapatkan hadiah pinalty yang sukses dieksekusi oleh Marc Klok dan merubah skor menjadi 2-1 yang bertahan hingga babak kedua berakhir.

Pelatih Barito Putera, Yunan Helmi mengatakan, pemainnya telah menjalankan seluruh instruksi yang diberikan tetapi hadiah pinalty yang diberikan oleh wasit dianggap tidak jeli melihat kejadian yang berada di dalam kotak pinalty.

“Dari segi taktik pemain sudah melaksanakan seperti apa yang kita rencanakan. Tetapi wasit harus lebih jeli dalam memberikan hukuman pinalty. Tapi saya apresiasi terhadap seluruh pemain saya,” kata Yunan Helmi usai pertandingan.

Terkait diberikannya kartu merah oleh wasit kepada Rafael Silva pada menit-menit akhir babak kedua. Helmi mengaku, tak mengetahui persis penyebab hingga wasit, Darma Santoso mengganjar penyerang Barito Putera dengan hukuman kartu merah.

“Tentang kartu merahnya Rafael terus terang saya tidak melihat langsung seperti apa kejadiannya. Sebelumnya saya lihat Abd Rahman sudah melakukan provokasi sejak berada di dalam kotak pinalty PSM kemudian ke tengah lapangan. Itu sudah menunjukkan tindakan provokasi tetapi apa pun itu, saya tidak tau persis seperti apa, karena pandangan saya hanya melihat arah bola yang datang ke daerah pertahanan kami,” ungkapnya.

Sementara, pemain Barito Putera, Andry Ibo menyayankan dengan keputusan wasit sepanjang pertandingan tadi.

“Pertandingan tadi sangat menegangkan bagi kedua tim. Tapi sangat disayangkan dengan keputusan-keputusan yang diambil oleh wasit dan mudah-mudahan ini menjadi bahan evaluasi bagi kita semua, terutama wasit,” ungkapnya.

(Ibl/Azr)

Leave a Reply