Tiga Terdakwa Penyekapan dan Tindak Asusila Anak Dibawa Umur Divonis 11 Tahun Penjara

Jaksa Muhit Nur saat ditemui usai persidangan di PN Makassar. (Foto/illank)

Jaksa Muhit Nur saat ditemui usai persidangan di PN Makassar. (Foto/illank)

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Tiga terdakwa penyekapan dan tindak asusila anak dibawa umur dijatuhi hukuman kurungan selama 11 tahun 6 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Makassar, Senin (8/7/2019).

Selain pidana kurungan penjara, ketiga terdakwa, Rahmat, Saleh dan Hendra harus membayar denda sebesar Rp 100 juta, namun, apabila Saleh dan Rahmat tidak membayar denda tersebut maka harus diganti dengan pidana penjara selama 10 bulan. Sedangkan, Hendra hanya subsidaer 6 bulan penjara.

“Hukuman dijatuhi majelis hakim tadi, 11 tahun 6 bulan penjara dan denda 100 juta, hanya berbeda pada subsidaer dendanya saja. Hendra subsidaer 6 bulan penjara, kalau untuk yang kedua terdakwa lainnya subsidaer 10 bulan penjara,” kata Jaksa Penuntut Umum, Muhit Nur saat ditemui usai persidangan.

Alasan majelis hakim meringankan subsidaer dari Hendra, terang Muhit sebab terdakwa sudah bertanggung jawab terhadap korban dengan menikahi korban yang dilangsungkan beberapa waktu lalu.

“Pasalnya sesuai yang didakwakan pasal 76 juncto pasal 81 UU perlindungan anak. Yang meringankan karna Hendra mau berdamai dengan korban. Dia menikahi korban sebelum digelar sidangnya,” ungkapnya.

Kendati demikian, Muhit mengaku belum menentukan sikap terkait vonis yang dijatuhkan majelis hakim. Sebab, sebelumnya pada sidang tuntutan jaksa menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama 12 tahun.

“Terkait vonis hakim saya masih fikir-fikir dan juga terdakwa juga masih fikir-fikir akan ajukan banding atau menerima putusan majelis hakim,” tutupnya.

(Ink/Azr)

Leave a Reply