Tersengat Kasus Suap PLTU, Idrus Marham Tinggalkan Partai Golkar

Dr. Drs. M. Idrus Marham, MSc 

Dr. Drs. M. Idrus Marham, MSc 

RAPORMERAH.co, JAKARTA – Partai Golkar yang saat ini sedang berusaha membentuk citra partai yang bersih dan berkomitmen memberantas korupsi pasca setelah mantan pucuk pimpinan yakni Setya Novanto, terjerat kasus hukum.

Ditengah perjalanan membangun citra, Golkar sang Beringin rindang kembali diterpa angin kencang, dimana Idrus Marham selaku Koordinator Bidang Kelembagaan partai tersebut mundur dari kepengurusan partai kerena terlibat kasus korupsi.

“Pengunduran diri ini agar saya tidak menjadi beban bagi Partai Golkar yang sedang berjuang menghadapi pemilu, baik pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden,” ujar Idrus, Dikutip dari Detik.com.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengumumkan Idrus Marham sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap PLTU Riau-1. Idrus diduga menerima janji aliran duit terkait perkara tersebut.

“Dalam proses penyidikan KPK tersebut ditemukan sejumlah fakta baru dan bukti permulaan yang cukup berupa keterangan saksi, surat, dan petunjuk sehingga dilakukan penyidikan baru tertanggal 21 Agustus 2018 dengan 1 orang tersangka, yaitu IM (Idrus Marham),” ucap Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (24/8/2018).

Idrus diduga bersama-sama tersangka sebelumnya, yaitu Eni Maulani Saragih, menerima hadiah atau janji dari Johannes Budisutrisno Kotjo. Saat itu Eni diduga KPK menerima keseluruhan Rp 4,5 miliar dari Kotjo, yang merupakan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited.

Editor : A.Azhar

Leave a Reply