Terdakwa Pelanggaran Pemilu di Makassar Divonis Hukuman Percobaan

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Majelis hakim Pengadilan Negeri Makassar menjatuhkan vonis bersalah terhadap terdakwa pelanggaran Pemilu, Syamsir Saeni dengan hukuman masa percobaan 3 bulan, Senin (8/7/2019).

Ketua Majelis Hakim, Ni Putu Sri Indahyani dalam amar putusannya mengatakan, bahwa terdakwa yang merupakan seorang RW di Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakukkang, tidak seharusnya masuk ke dalam TPS 01 dan 06. Walaupun dirinya adalah seorang RW setempat.

Terdakwa terbukti secara sah dan sadar melakukan tindak pidana pelanggaran Pemilu sebagaimana diatur dalam dan diancam pidana dalam Pasal 516 UU RI No 07 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

“Dijatuhi hukuman masa percobaan tiga bulan dan denda sebesar Rp 5 juta subsidaer 1 bulan kurungan penjara,” kata ketua majelis hakim.

Menanggapi putusan majelis hakim, terdakwa melalui penasehat hukumnya, Faisal mengatakan, kliennya belum menentukan sikap apakah mengajukan banding atau tidak.

Namun, vonis majelis hakim terbilang ringan dari pada tuntutan Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut terdakwa selama tiga bulan penjara.

“Tadi terdakwa divonis hukuman percobaan. Hukuman itu ringan dari dakwaan jaksa yaitu tiga bulan penjara. Dan kita masih fikir-fikir terkait vonis majelis hakim,” kata Faisal usai persidangan.

Tetapi kata Faisal, apabila kliennya tersangkut masalah pidana nanti, maka hukuman yang dijatuhkan oleh majelis hakim tersebut harus dijalani terdakwa dengan kurungan badan selama tiga bulan.

“Dalam fakta sidang terdakwa tidak terbukti mencoblos dua kali, tetapi yang terbukti adalah memasuki wilayah TPS,” ungkapnya.

(Mir/Azr)

Leave a Reply