Sosialisasi Tata Cara Mencoblos, KPU Makassar Bersama Relawan Demokrasi Sasar Masyarakat di Ruang Publik

Komisioner KPU Makassar, Endang Sri memberikan penjelasan terkait tata cara pencoblosan Pemilu nanti kepada masyarakat. (Foto/illank)

Komisioner KPU Makassar, Endang Sri memberikan penjelasan terkait tata cara pencoblosan Pemilu nanti kepada masyarakat. (Foto/illank)

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar menyasar masyarakat di Lapangan Karebosi yang sementara melakukan aktifitas olahraga, Selasa (8/4/2019) sore.

Kegiatan masyarakat tersebut, dimanfaatkan oleh KPU Makassar bersama relawan dan volunteer demokrasi untuk sosialisasikan Pemilihan Calon Legislatif (Pilcaleg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 17 April nanti.

Dengan memberikan selebaran berisi gambar dan lima warna kertas suara yang akan digunakan pada pesta demokrasi lima tahunan tersebut kepada warga yang berlalu-lalang di area Lapangan Karebosi, sore.

“Kami memang sengaja mendatangi tempat-tempat keramaian untuk langsung memberikan brosur sosialisasi Pemilu,” kata salah satu Komisioner KPU Makassar, Endang Sri saat ditemui di lokasi.

Brosur yang diberikan kepada masyarakat, sebut Endang, berisi tentang himbauan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), dan juga lanjutnya, pengenalan terhadap lima jenis surat suara yang akan dicoblos pada pesta demokrasi 17 April nanti.

“Tetapi yang paling penting saya pikir yang harus sampai di masyarakat, adalah tata cara mencoblos yang mana dianggap sah dan yang tidak. Karena adanya perbedaan dari Pemilu sebelumnya terkait tata cara mencoblos,” ungkapnya.

Kendala yang dihadapi KPU Makassar dalam tahapan Pemilu kata Endang, pihaknya hingga saat ini belum menemukan masalah yang berarti. Tetapi dirinya menegaskan, jika pihaknya hanya fokus dalam melaksanakan tugas sebagai penyelengaraan pesta demokrasi nanti.

“Kami fokus pada divisi masing-masing, walaupun tetap saling membackup. Sementara logistik juga telah berjalan pendistribusiannya mulai hari ini,” pungkasnya.

(Ink/Azr)

Leave a Reply