Sepekan Operasi Antik Lipu 2019, Polisi Jaring 34 Pengguna Narkoba

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo bersama Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika saat menunjukkan pelaku dan barang buktinya. (Foto /illank)

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo bersama Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika saat menunjukkan pelaku dan barang buktinya. (Foto /illank)

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Dalam sepekan pelaksanaan Operasi Antik Lipu 2019 personel Satuan Narkoba Polrestabes Makassar menjaring 34 orang diduga pelaku penyalahgunaan narkotika di 17 lokasi berbeda di wilayah Kota Makassar.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, bahwa pihaknya berhasil mengamankan 34 orang dalam operasi tersebut sejak dimulai 15 Juli lalu.

Namun, lanjut Dwi hanya 14 orang yang dilanjutkan ke tahap penyidikan, lantaran saat dirazia ditemukan barang bukti.

“Dalam operasi Antik Lipu kita berhasil menjaring 34 pelaku, 14 kita tingkatkan ke proses penyidikan karena ada barang bukti. Sedangkan 16 kita rehabilitasi. Karena tidak ada barang bukti ditemukan, hanya hasil tes urine yang menunjukkan positif menggunakan narkotika dan ada 3 orang yang kami pulangkan, karena mengkonsumsi obat pelangsing,” ungkap Kapolrestabes Makassar, Senin (22/7/2019).

Dwi menyebutkan, dari 17 lokasi yang didatangi pihaknya telah lama masuk dalam target operasi. Hasilnya barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 31 sachet sabu, 45 tramadol dan 5 butir ekstasi

“Dan 17 lokasi ini telah dilakukan penyelidikan sebelumnya, diduga kerap dijadikan tempat penyalahgunaan narkoba. Mereka yang kami amankan Ada PNS, Ada mahasiswa, ada swasta, ada juga pelajar, lady escort (Pramusaji Wanita THM), ada juga PSK Michat,” terangnya.

Kapolrestabes Makassar menegaskan, jika pihaknya akan terus melakukan razia dibeberapa lokasi yang kerap dijadikan sebagai tempat penyalahgunaan dan peredaran narkoba serta memberantas para bandar yang menyuplai barang haram tersebut masuk di Kota Makassar.

“Yang ke 14 orang tadi kita kenakan pasal 112 atau Pasal 114 dengan ancaman 4 sampai dengan 15 tahun penjara. Kita pastikan ini akan terus berlanjut tidak hanya pada operasi ini saja. Kita akan bekerjasama dengan pemerintah kota juga untuk mengantisipasi adanya peredaran penyalahgunaan narkoba di Kota Makassar sekaligus menyadarkan masyarakat tentang bahaya narkoba,” tandasnya

(Ink/Azr)

Leave a Reply