Seorang Tunawisma Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Warung Miliknya

RAPORMERAH.CO – Seorang tunawisma ditemukan tak bernyawa lagi didalam warung miliknya yang berada di Jalan Sumba, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Sul-Sel, Senin 25 November 2019, sekitar pukul 18.50 Wita.

Tunaswima ini diketahui bernama, Basse Dg Ngiji, berusia 53 tahun dan tercatat sebagai warga Baramamase, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalara, Sul-Sel. Ia sehari-hari hanya berjualan di pinggir jalan tepat didepan sebuah ruko tak berpenghuni.

Basse Dg Ngiji pertama kali ditemukan oleh salah seorang tetangganya dalam keadaan terbaring. Tapi saat hendak dibangunkan, almarhum tidak bergerak dan saat diperiksa ternyata perempuan paru baya ini sudah meninggal dunia.

“Ibu ini sehari-harinya berjualan disini, berdasarkan informasi ibu Basse ini tinggalnya di Galesong, dia menjual disini dari pagi sampai subuh hari,” kata Kanit Reskrim Polsek Wajo, Iptu Usman Tobo saat ditemui di lokasi kejadian.

Usman menerangkan, bahwa sebelum ditemukan meninggal dunia, almarhum sempat mengeluh sakit kepada beberapa warga yang sering berbelanja di warungnya. Selain itu, berdasarkan informasi diterima jika almarhum ini juga sempat ke rumah sanak keluarganya yang berada di Makassar, namun diusir.

“Makanya dia tinggal didepan ruko yang tidak ada pemiliknya. Almarhum juga sering sakit-sakitan. Sementara anaknya saat dihubungi tadi katanya nanti jam 11 malam baru pulang dari tempat kerjanya,” paparnya.

Sedangkan, pihak Polsek Wajo yang mendapatkan informasi penemuan jenazah perempuan paru baya ini, langsung menuju ke lokasi dan mengamankan tempat kejadian perkara dengan memberikan garis polisi. Kemudian berkoordinasi dengan pihak Tim Dokpol Biddokkes Polda Sul-Sel untuk melakukan proses identifikasi terhadap jenazah.

“Penyebab kematian almarhum saat ini belum diketahui dan kita masih menunggu anaknya pulang kerja apakah akan diotopsi atau tidak,” pungkasnya.

Selanjutnya, jenazah tunawisma ini dibawa ke RS Bhayangkara sambil menanti kepastian dari pihak keluarga almarhum untuk menyetujui proses otopsi atau tidak guna diketahui penyebab kematian perempuan paru baya.

(Ink/Azr)

Leave a Reply