Rencana Pemerintah Investasi Dana Haji, Ini Alasan JK

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Rencana pemerintah yang akan menginvestasikan dana haji yang tersimpan untuk digunakan dalam pembangunan infrastruktur.

Wakil Presiden RI saat ditemui usai menghadiri rapat senat terbuka luar biasa dalam rangka Milad ke 54 Universitas Muhammadiyah Makassar disertai pemberian tanda kehormatan anugerah Unismuh pertama kepada Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Wapres RI Jusuf Kalla mengatakan, dana itu merupakan uang muka dari pada jamaah yang mendaftar hari ini tapi naik hajinya mungkin 10 tahun atau 15 tahun lagi malah ada yang 30 tahun.

“Disini di Sulsel ada yang sampai 35 tahun. Dana itu tentu ada resikonya karna ongkos naik haji itu dibayar dengan dollar, seperti tiket dan sebagainya,” kata JK, Jumat (28/7/2017).

Menurut JK, kalau tidak segera diupayakan dana haji yang tersimpan di pemerintah nanti bisa inflasi dan terganggu dengan daya beli.

“Oleh karena itu harus di investasikan ke proyek yang menguntungkan yang juga umumnya terkait dengan dollar. Karena hari ini dibayar dengan rupiah, nanti ongkosnya sudah pakai dollar, olehnya itu harus di investasikan seperti sawit, jalan tol yang dibayarnya naik terus.

Dana haji yang akan di investasikan, tentunya akan aman seperti jalan tol keuntungannya 15 persen pertahun. “Itukan akan tinggi dari pada inflasi sehingga harus di investasikan, kalau inflasi tinggi maka akan bangkrut, bisa-bisa tidak naik haji, itulah alasannya mengapa dana haji akan di investasikan,” tutupnya.

 

Peliput : Illank           Editor : Kurniawan

Leave a Reply