Puluhan Murid TK Laksanakan Upacara Penurunan Bendera di Atas KM Bukit Siguntang

Murid TK dari berbagai sekolah diajak berwisata di KM Bukit Siguntang. (Foto/Illank)

Murid TK dari berbagai sekolah diajak berwisata di KM Bukit Siguntang. (Foto/Illank)

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Puluhan anak TK bersama anak buah kapal (ABK) menggelar upacara penurunan bendera merah putih di anjungan KM Bukit Siguntang, Sabtu (17/8/2019) petang tadi.

Selain itu, para murid TK ini juga diajak berwisata mengenal perlengkapan kapal penumpang berkapasitas 3 ribu penumpang ini. Sebelumnya, sang saka merah putih telah dikibarkan di Kota Pare-pare dan penurunan pun dilaksanakan di Pelabuhan Makassar untuk pertama kalinya.

Puluhan anak TK dari berbagai sekolah ini, langsung memadati dermaga Pelabuhan Makassar, Kota Makassar. Kedatangan para murid TK didampingi para orang tuanya untuk berwisata bahari mengenal perlengkapan kapal motor KM Bukit Siguntang yang berkapasitas tiga ribu orang.

Mereka diajak berkeliling kapal menuju ke ruang nakhoda kapal dan dikenalkan dengan sejumlah peralatan komando dalam pengoperasian kapal penumpang.

Keseruan dan lucu, itulah yang terjadi saat puluhan anak-anak ini dikenalkan dengan peralatan komando kapal, kegiatan yang terbilang spesial dimanfaatkan juga para orang tua siswa untuk berswafoto di atas kapal.

Dalam pelaksanaan penurunan bendera merah putih ini bertindak sebagai komandan upacara dari murid taman kanak-kanak dan yang bertindak sebagai inspektur upacara merupakan dari Sabuk kapal.

Menurut nakhoda KM Siguntang, Capt James Arthur Haba upacara penurunan bendera merah putih baru pertama kali dilaksanakan di atas kapal bersama anak-anak.

“Kita baru pertama kali melaksanakan penurunan bendera merah putih di atas kapal bersama murid TK. Bukan hanya itu, kita juga berikan edukasi kepada anak-anak dengan wisata bahari untuk pengenalan perlengkapan kapal,” kata Capt James Arthur Haba.

Kegiatan spesial di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74 tahun ini, memang menjadi momentum bagi PT Pelni untuk bisa memperkenalkan peralatan kapal bagi anak-anak.

“Tidak ada salahnya untuk berwisata, apalagi sekaligus mengingat sejarah di masa lalu atau sekadar melepas penat di atas kapal bersama anak-anak,” pungkasnya.

(Ink/Azr)

Leave a Reply