Pria Ngaku Staf Kepresidenan Terjaring Razia Narkoba di Makassar

Pelaku mengaku staf kepresidenan memakai baju coklat saat diamankan di Mapolrestabes Makassar. (Foto/illank)

Pelaku mengaku staf kepresidenan memakai baju coklat saat diamankan di Mapolrestabes Makassar. (Foto/illank)

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Sedikitnya 34 orang diduga pelaku penyalahgunaan narkotika diamankan personel Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar.

Puluhan pelaku tersebut diamankan di 17 lokasi berbeda di wilayah Kota Makassar dalam Operasi Antik Lipu 2019. Dari ke 34 pelaku yang diamankan ada pelaku bernama Adi mengantongi identitas Kantor Staf Kepresidenan RI.

Adi diamankan personel Tim Elang Satnarkoba Polrestabes Makassar di kawasan Perumahan Phinisi Nusantara Residen, Jalan RSI Faisal XIV, Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

“Pada saat ditangkap pelaku mengantongi identitas Kantor Staf Kepresidenan RI,” kata Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika, Senin (22/7/2019).

Saat ditangkap kata Diari, pelaku bersama dengan empat orang rekannya masing-masing Sherli, Hanif, Ulfa dan Amirullah. Selain itu, diamankan juga barang bukti 1 paket sabu, 5 butir ekstasi jenis love, dan satu buah alat hisap.

“Bersamanya kita amankan juga Sherli, Hanif, Ulfa, Amirullah. Amirullah ini dari keterangannya bekerja sebagai staf Tata Usaha Dishub Kabupaten Selayar,” terangnya.

Diari menerangkan, pihaknya menelusuri kartu identitas yang dipegang oleh Adi. Hasilnya kartu tersebut palsu dan nama pelaku tidak tercatat sebagai staf di Istana Negara Bogor usai dicek.

“Belum ada konfirmasi. kami juga sudah mencari tahu tapi dari pusat mengatakan yang bersangkutan tidak tercatat dalam kantor tersebut jadi kemungkinan besar id palsu,” tuturnya.

“Iya warga Makassar, modus gak ada kami temukan soal modusnya, kami hanya dalami penyalahgunaan narkoba saja,” lanjutnya.

(Ibl/Azr)

Leave a Reply