Polisi Ungkap Jaringan Sabu di Kota Makassar

Satu jaringan narkotika diamankan polisi. (Foto/illank)

Satu jaringan narkotika diamankan polisi. (Foto/illank)

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Jaringan pelaku peredaran narkotika jenis sabu diungkap anggota Tim Elang Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar, Rabu (10/4/2019) dini hari tadi.

Pengungkapan jaringan sabu itu berawal pelaku bernama Subhan alias Sobek (38) yang ditangkap di BTN Makkio Baji, Kota Makassar, bersama barang bukti yang diamankan empat sachet sedang narkotika jenis sabu.

“Dalam pengungkapan sabu ini kita amankan barang bukti 4 sachet sabu dan satu sachet extacy yang dihaluskan,” kata Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika saat ditemui di Mapolrestabes Makassar.

Tak sampai disitu, lanjut Diari, pihaknya kemudian mengembangkan ke teman pelaku dan berhasil mengamankan dua orang perempuan berinisial, RA, SI dan satu orang pria bernama, Andi Daska.

“Ketiganya berhasil kita amankan di Jalan Inspeksi Kanal Landak dengan barang bukti sisa sachet sabu bekas pakai,” ujarnya.

Kemudian kata Diari dari hasil penangkapan itu, Tim Elang kembali melakukan pengembangan dan berhasil menangkap bandar peredaran sabu bernama, Arfan bersama teman wanitanya berinsial JN.

“Arfan merupakan pemain lama dalam peredaran narkotika di wilayah Kota Makassar. Kita tangkap saat berada dirumahnya di wilayah Tanjung Bunga, bersama JN dengan barang bukti sabu sekitar 90 gram,” ungkapnya.

Namun, ketika pengembangan Arfan berusaha melarikan diri sehingga pihak kepolisian mengambil langkah tegas terukur untuk melumpuhkan pergerakan pelaku.

“Untuk ketiga wanita yang kita amankan masih menjalani pemeriksaan lebih dalam. Namun, Arfan dan JN hasil urinenya negatif sedangkan, RA, SI, Andi Daska dan Subhan alias Sobek urinenya positif menggunakan narkoba,” terangnya.

Diari menerangkan, Subhan alias Sobek dijerat dengan pasal 112 ayat (1) dan pasal 114 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

“Sedangkan Arfan pasal 112 ayat (2) dan 114 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup dan hukuman mati,” pungkasnya.

(Ink/Azr)

Leave a Reply