Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pencabulan Anak Dibawah Umur di Makassar

Kedua tersangka pencabulan anak dibawa umur menggunakan cairan misterius menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polrestabes Makassar. (Foto/illank)

Kedua tersangka pencabulan anak dibawa umur menggunakan cairan misterius menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polrestabes Makassar. (Foto/illank)

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Penyidik Satuan Reskrim Polrestabes Makassar menetapkan dua orang tersangka kasus penyekapan dan pencabulan anak dibawa umur berinisial AD yang masih berusia 14 tahun.

Kedua tersangka masing-masing bernama, Muhammad Firmansyah Putra (19) dan RF (17). Sementara dua rekannya hanya dijadikan sebagai saksi.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko mengatakan, bahwa pihaknya sebelumnya melakukan pemeriksaan dari empat orang yang terduga pelaku, tetapi dari empat orang hanya dua yang terbukti dan ditetapkan sebagai tersangka.

“Dari empat yang sebelumnya diamankan oleh Polsek Panakukkang. Kita tetapkan dua orang sebagai tersangka, sedangkan duanya lagi masih sebatas saksi,” kata Indratmoko saat ditemui di Mapolrestabes Makassar, Rabu (24/4/2019).

Korban saat itu dibawa pergi oleh para tersangka ini ke sebuah kost, tetapi karna kondisi kamar kostnya terkunci sehingga korban dibawa ke tempat yang gelap.

“Ada semacam bale-bale, disitulah korban disetubuhi oleh para tersangka. Dimana RF menyuntikkan cairan kedalam tubuh korban sehingga korban tidak sadarkan diri lalu disetubuhi sebanyak dua kali,” ungkapnya.

Indratmoko menerangkan, jika pihaknya masih melakukan pengembangan terkait cairan yang disuntikkan oleh tersangka kepada tubuh korban sehingga tidak sadarkan diri.

“Kita masih kembangkan dan di dalami terkait cairan apa yang digunakan oleh tersangka. Karena setelah disuntikkan cairan tersebut korban langsung tidak sadarkan diri,” terangnya.

Kedua tersangka pun akan dijerat dengan pasal 81 UU RI nomor 35 tahun 2004 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dibawa umur.

“Kedua tersangka terancam hukuman penjara selama 15 tahun,” tutupnya.

(Ink/Azr)

Leave a Reply