Polisi Sita Uang Rp 1 Miliar Hasil Penggeledahan di Balaikota Makassar

Uang senilai kurang lebih Rp 1 Miliar yang disita dari hasil pemggeledahan di balaikota Makassar | Foto : IST

Uang senilai kurang lebih Rp 1 Miliar yang disita dari hasil pemggeledahan di balaikota Makassar | Foto : IST

RAPORMERAH.co, MAKASAAR – Pasca penggeledahan di kantor Badan Pengelolahan Keuangan dan Aset Daerah (BPKA) Kota Makassar, Rabu (03/01) kemarin, Tim penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel melakukan pemeriksaan terhadap dua pengawai.

Dua pengawai BPKA Kota Makassar yang diperiksa yakni Lilis Dwi Astuti, Bendahara Keuangan BPKA dan Laode Muhammad Nur Alam Staff Bidang Anggaran BPKA.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, dua orang pengawai yang diperiksa bendahara keuangan BPKA dan seorang staf di bidang anggaran. Sementara untuk Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto sudah selesai diperiksa.

“Untuk pak walikota sendiri pemeriksaan sudah selesai. Jadi tidak ada lagi pemeriksaan untuk pak walikota. Namun untuk pemeriksaan dalam kapasitas yang lain mungkin sambil berjalan,” ungkap Dicky, Kamis (04/01/2018).

Dicky mengaku bahwa penggeledahan dan penyitaan di kantor BPKA Kota Makassar telah mendapatkan izin dari Ketua Pengadilan Makassar.

“Makanya dilakukan penggeledahan di BPKA Kota Makasaar karna sudah ada izinnya,” katanya.

Dicky menyebutkan, pada saat penggeledahan Tim penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel telah melakukan penyitaan sejumlah dokumen-dokumen, komputer, CCTV dan juga uang.

“Uang tersebut diperkirakan lebih dari 1 milyar karena ada juga dollarnya disitu,” ujarnya.

Rencananya, tambah Dicky bahwa tim penyidik akan melakukan gelar untuk menentukan arah kasus yang ditanganinya

“Malam ini atau besok penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menetukan arah kasus ini bagaimana. Penyidik sudah mendapatkan alat bukti yang lengkap, nanti akan kita informasikan kepada rekan-rekan media biar transparan,” pungkasnya.

Penulis : Illank

Leave a Reply