Polisi Bakal Periksa Akun Medsos Penyebar Hoax

RAPORMERAH.co, MAKASSAR -Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel menegaskan akan memberikan sanksi kepada siapapun yang menyebarkan informasi hoaks yang dapat membuat kegaduhan di masyarakat.

Menurut Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, bahwa terkait adanya informasi hoaks penculikan anak, pihaknya akan memeriksa siapa saja menyebar luaskan info tersebut dan bisa saja ditetapkan sebagai tersangka nantinya.

“Termasuk media sosial seperti Makassar Info, Sosmed Makassar dan lain-lain. Kita akan periksa apa dasar meng-upload itu dan dimana didapat berita itu. Dengan alasan tidak jelas dan hanya menerima berita dari mana dan kemudian dishare di grup sehingga semua orang tau. Ini sangat bahaya,” jelas Dicky Sondani, Selasa (6/11/2018).

Dicky menyebutkan, pihaknya akan meminta pihak Menkominfo untuk dilakukan pemblokiran, jika akun-akun sosial media itu dianggap sangat membahayakan masyarakat.

“kalau akun itu banyak sekali membuat berita hoaks dan Polri melakukan penyelidikan. Ternyata itu betul, maka kita akan minta ke Kominfo untuk supaya diblokir,” katanya.

Lanjut Dicky, jika ada masyarakat yang merasa dirugikan dari informasi yang disebarkan oleh akun-akun sosmed, Dicky mengatakan, bisa dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Kami juga akan melakukan patroli Cyber Crime (Cyber trut) terhadap konten-konten tersebut. Ini rawan jadi jangan diberikan racun tidak benar kepada masyarakat. Kalau memang berita tidak aktual atau memberikan berita tidak berkompeten, tolong masyarakat juga hati-hati dan sharing dulu beritanya dan kalau tidak benar dilihat aja beritanya,” pungkasnya.

Penulis : Illank | Editor : A.Azhar

Leave a Reply