Polisi Akan Tindak Tegas Penyebar Hoax soal Bencana Gempa

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Pasca terjadi bencana alam gempa bumi dan Tsunami yang menghantam Kabupaten Donggala dan Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), sehingga banyak informasi-informasi yang dianggap menyesatkan masyarakat di media sosial.

Dampak dari informasi yang dianggap hoaks sangat meresahkan terkhusus masyarakat Sulsel. Seperti yang terjadi pada masyarakat Kabupaten Pinrang, Bulukumba, Bantaeng dan Kota Palopo yang diterpa isu Tsunami.

Akibat informasi hoaks itu, masyarakat berlarian meninggalkan harta bendanya dan mengungsi ke atas tempat yang dianggap tinggi.

Menanggapi maraknya informasi-informasi hoaks tentang isu Tsunami yang beredar di media sosial. Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, bahwa pihaknya bersama Bareskrim Mabes Polri akan menindak tegas terhadap pelaku pembuat dan penyebar informasi hoaks di media sosial.

“Kita bersama Bareskrim Mabee Polri akan mengejar orang yang membuat hoaks tentang bencana alam di Palu dan Donggala,” kata Dicky Sondani, Selasa (2/10/2018) sesaat lalu.

Dicky pun menyarankan kepada masyarakat Sulawesi Selatan untuk tidak mudah mempercayai, jika ada informasi tentang isu terjadinya Tsunami. Sebelum ada informasi yang dikeluarkan secara resmi oleh pemerintah.

“Saran kami ke masyarakat jangan percaya dengan hoaks di medsos. Data yang valid akan dikeluarkan BMKG,” pungkasnya.

Penulis : Illank | Editor : A.Azhar

Leave a Reply