Polda Sulsel Tetapkan 7 Tersangka Korupsi Tiga Paket Proyek di Palopo

Ilustrasi / ist

Ilustrasi / ist

RAPORMERAH. CO – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel, akhirnya resmi menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi tiga paket proyek yang diduga bermasalah sehingga menyebabkan kerugian keuangan negara.

Dalam kasus dugaan korupsi ini menggunakan anggaran tahun 2016 yang berasal dari APBD Kota Palopo sebesar Rp 15.049.110.000.

Pihak Polda Sulsel menetapkan tujuh tersangka dalam kasus ini diantaranya, PPK, Irwan Arnold, POKJA, Hamsyari, POKJA, Anshar Dachri, Direktur PT Indah Seratama, Direktur PT Duta Abadi, Asnam Andres dan Direktur PT Perdana Cipta Abdi Pertiwi, Bambang Setijowidodo.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, bahwa ketujuh tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Kota Palopo ini ditetapkan setelah pihaknya melakukan gelar perkara.

“Penetapan tersangka ini berdasarkan hasil gelar perkara yang menaikan status mereka dari sebelumnya sebagai saksi menjadi tersangka,” kata Dicky Sondani, Selasa, (5/11/2019).

Kasus dugaan korupsi yang ditangani pihak kepolisian terdiri dari proyek pengadaan dan pemasangan jaringan pipa air bersih di Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, perencanaan SPAM, pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kelurahan Padang Lambe, Kecamatan Wara Barat dan pengawasan pengadaan bangunan pengambilan air bersih pada Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kota Palopo.

“Ketiga paket proyek ini menelan anggaran sebesar Rp 15 miliar tahun 2016. Dengan berdasarkan hasil perhituangan kerugian negara dari BPK RI sebanyak Rp 5.543 miliar,” bebernya.

(Mir/Azr)

Leave a Reply