Polda Sulsel Musnahkan 11 Kg Barang Bukti Sabu Asal Luar Negeri

Polda Sulsel musnahkan sabu 11 kg dan tangkap 7 tersangka. (Foto/illank)

Polda Sulsel musnahkan sabu 11 kg dan tangkap 7 tersangka. (Foto/illank)

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Narkotika jenis sabu seberat 11 kilogram dimusnahkan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulsel yang merupakan hasil penangkapan sepanjang pertengahan tahun 2019.

Barang haram tersebut hasil sitaan dari penangkapan dengan total tersangka sebanyak tujuh orang.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan mengatakan, bahwa sabu hasil sitaan ini dimusnahkan hasil tangkapan dari tujuh tersangka yang merupakan jaringan peredaran narkotika internasional yang masuk ke Sulawesi Selatan.

7 tersangka jaringan peredaran narkotika internasional

“Hari ini kita memusnahkan sabu sebanyak 11.110 kilogram, terdiri dari 4 TKP dengan tujuh tersangka yang sudah kita amankan,” kata Hermawan, Kamis (25/4/2019).

Hermawan menyebutkan, jika sabu yang dimusnahkan itu merupakan hasil tangkapan Polda Sulsel dan juga Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar.

Dimana lanjut Hermawan, di lokasi pertama berhasil diamankan, sabu seberat 8 kg, kemudian lokasi kedua diamankan sabu seberat 2 kg, dan lokasi ketiga sebanyak 500gram.

“Terakhir sabu seberat 610 gram yang berhasil diamankan anggota Polrestabes Makassar, turut kita musnahkan hari ini,” sambungnya.

Narkotika ini kata Hermawan, rata-rata berasal dari luar negeri yang dibawa melalui jalur darat dan laut masuk ke wilayah Sulsel dengan berbagai modus operandinya.

“Hampir rata-rata jaringan narkoba itu terputus. Jadi tidak diketahui satu dengan yang lain. Saat ini, tersangka yang diamankan itu ada 7 orang, perannya sebagai pengedar dan ada satu pengendali yang di Indonesia,” ungkapnya.

Para tersangka akan dijerat dengan pasal 112 ayat (2) dan pasal 114 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati.

“Mulai dari 500 gram, 600 gram, 2 kilo sampai 8 kilo itu ancaman hukumannya adalah hukuman mati atau seumur hidup,” pungkasnya.

(Ink/Azr)

Leave a Reply