Personel TNI-Polri Ikuti Apel Operasi Ketupat 2019 dan pengamanan Sengketa Pemilu

Ratusan personel gabungan ikuti apel konsolidasi jelang sidang sengketa hasil pemilu. (Foto/illank)

Ratusan personel gabungan ikuti apel konsolidasi jelang sidang sengketa hasil pemilu. (Foto/illank)

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Kasdam XIV Hasanuddin, Brigjen TNI Budi Sulistijono memimpin apel konsolidasi sinergitas Operasi Ketupat 2019 dan kesiapan pengamanan sidang perselisihan hasil Pemilihan Umum (Pemilu) di Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Kamis (13/6/2019).

Dalam apel tersebut, turut didamping Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol Adnas dan turut dihadiri Kepala BNN Sulsel, Brigjen Pol Idris Kadir, Danpom Koopsau II, Kolonel Pom Arnolis Lona, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, Dirintelkam Polda Sulsel, Kombes Pol Drs Aditiawan serta diikuti sekitar 500 personel TNI-Polri.

Kasdam XIV Hasanuddin, Brigjen TNI Budi Sulistiyono dalam sambutannya mengatakan, bahwa Operasi Ketupat tahun 2019 yang dilaksanakan selama 13 hari mulai dari tanggal 28 Mei sampai dengan 9 Juni 2019 telah dianggap sudah mencapai target serta berjalan aman tertib dan lancar.

“Sejalan dengan hal tersebut berbagai gangguan terhadap stabilitas keamanan khususnya kejahatan yang meresahkan bagi masyarakat seperti pencurian, jambret, begal, premanisme, aksi Intoleransi dan kekerasan seperti aksi sweeping oleh Ormas, serta gangguan keamanan terhadap kelancaran dan keselamatan transportasi darat, laut dan udara dapat kita minimalisir dengan baik sehingga masyarakat dapat melaksanakan hari raya Idul Fitri dengan aman tertib dan lancar,” ungkapnya.

Permasalahan terkait dengan stabilitas harga maupun ketersediaan bahan pokok dapat diatasi dengan baik sehingga tidak ada lonjakan harga bahan pokok.

Keberhasilan juga diwujudkan lanjut Budi, dengan kelancaran arus mudik dan arus balik ketepatan strategi dalam manajemen rekayasa lalu lintas serta capaian aspek keselamatan berlalu lintas berupa penurunan angka kecelakaan lalu lintas hingga 72% dari tahun-tahun sebelumnya.

“Saya berkeyakinan bahwa keberhasilan yang telah diraih dalam operasi ketupat 2019 adalah berkat kerjasama yang baik dan sinergitas seluruh unsur yang terkait yang kita jalin selama ini,” katanya.

Polri didukung TNI dan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2019 telah bekerja keras dan mengerahkan segenap sumber daya dalam pengamanan hari raya Idul Fitri 1440 Hijriyah.

Menurutnya, berbagai upaya cipta kondisi menjelang operasi ketupat tahun 2019 juga telah dilaksanakan dengan baik. Selain itu, berbagai infrastruktur pendukung juga telah dipersiapkan secara optimal oleh pemerintah mulai dari bandara pelabuhan laut serta jalan dan infrastruktur pendukung lainnya.

“Apel konsolidasi ini dilaksanakan secara serentak mulai dari tingkat pusat hingga Polres jajaran. Apel ini juga untuk mengecek kesiapan personel untuk menunjukkan kesiapan unsur pengamanan dalam menghadapi tugas kedepan dalam rangka pengamanan sidang sengketa hasil Pemilu yang akan digelar 14 Juni,” bebernya.

Kasdam Hasanuddin menambahkan, agar seluruh personel tetap pelihara hasil yang telah dicapai selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2019.

“Terus pertahankan kesiapsiagaan dan kewaspadaan seluruh personel dalam menghadapi setiap potensi gangguan,” tutupnya.

(Ink/Azr)

Leave a Reply