Pemilik Bahan Bom Ikan Dilepas Polisi

Delapan karung isi 50 kg bahan pembuatan bom ikan disita anggota TNI. (Foto/ist)

Delapan karung isi 50 kg bahan pembuatan bom ikan disita anggota TNI.

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Pihak kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap Pemilik delapan karung pupuk yang kandungannya diduga bisa untuk pembuatan bom ikan yang ditemukan di Desa Bori Masunggu, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros.

Namun, karena hal itu belum dapat dibuktikan adanya penyalahgunaannya pupuk kelapa sawit bermerek Cantik, sehingga pihak kepolisian mengembalikan ke pemiliknya.

Menurut Kapolres Maros, AKBP Richard bahwa berdasarkan keterangan yang diperoleh pupuk tersebut dipergunakan untuk tanaman pertanian.

“Sejak semula sudah kita amankan bersama pupuknya, dan setelah kita berkordinasi dengan dinas terkait bahwa pupuk tersebut legal, sehingga kita kembalikan ke pemiliknya,” kata Kapolres Maros, AKBP Richard, Jumat (4/1/2019)

Richard menerangkan, jika pupuk yang diduga mengandung Amonuim, NO3 dan Calcium telah dilakukan uji sambel di Balai Proteksi Tanaman Pangan dan dinyatakan terdaftar.

“Sudah di teliti kandungannya di Balai Proteksi Tanaman Pangan dan terdaftar, tentunya sudah diuji sebelum pupuk ini di daftarkan,” terangnya.

Sebelumnya, delapan pupuk karung pupuk yang mengandung bahan pembuatan bom ditemukan oleh salah seorang warga di Desa Bori Masunggu, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Rabu (2/1)

Pupuk tersebut ditemukan oleh warga pada tumpukan karung di pinggir Dermaga Dusun Tekolabbua, kemudian melaporkan ke anggota Kodim 1422 Maros. Setelah dilakukan pemeriksaan, pupuk dengan isi 50 kg, itupun diamankan di Makodim 1422 Maros.

Dari diamankannya delapan karung pupuk tersebut kemudian diperoleh informasi jika pemiliknya adalah MS, warga Biringkanaya, Kota Makassar.

Tidak hanya itu, MS juga diketahui sebagai mantan pembuat bom ikan dan beralih menjadi pemasok pupuk di Kabupaten Pangkep. Pupuk tersebut di peroleh dari salah satu toko Tani di Jalan Veteran, Kota Makassar.

(Ibl/Azr)

Leave a Reply