Pembangunan RPS SMKN 11 Bulukumba Diduga Tidak Sesuai RAB

RAPORMERAH.CO | Pelaksanaan pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS) SMK Negeri 11 Bulukumba diduga terindikasi penyimpangan atau tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan.

Hala tersebut diungkapkan, DPD Lembaga Pemberantas Korupsi LPK sulsel saat mengunjungi lokasi sekolah, Senin,(6/7/2020).

Dalam tinjauannya, Tim LPK Sulsel menjelaskan kepada media yang juga melihat langsung Pemakaian besi kolom yang digandakan yakni besi12 mm dan 10 mm,sedangkan petunjuk RAB pemakaian Besi tiang kolom harusnya memakai besi 12 mm sebanyak 6 batang yang terlihat di bangunan RPS tersebut tiang memakai 6 besi yakni,4 besi yg berukuran 12 mm Dan 2 besi yang berukuran 10 mm Ditambahkan lagi pengecoran pada sloef Dan Tiang Menggunakan batu saring Bukan Batu pecah ( kerikil ).

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPD Lembaga LPK Sulsel Hasan Anwar yang juga Ketua OKK Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Sulsel, akan membentuk tim dari berbagai unsur guna melakukan pengawasan indeenden serta akan meminta Disdik Provinsi untuk mengevaluasi UPT SMKN 11.

“Dalam proses pembangunan RPS ini, kami akan bentuk tim untuk melakukan pengawasan independen yang terdiri dari berbagai unsur agar Pembangunan RPS ini memiliki kwalitas yang bagus”, Ungkap Hasan.

Terpisah, Kepala UPT SMKN 11 Bulukumba, mengakui terkait adanya penggandaan besi di tiang kolom tersebut,dan itu menurut saya sudah benar karna telah membantu negara dalam hal ini,setahu saya Besi yang digunakan pada tiang kolom hanyalah 4 batang Namun setelah melihat RAB saya pun baru mengetahui bahwa saya keliru dalam hal ini,ujarnya

Diketahui, SMK Negeri 11 Bulukumba menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik pengadaan Ruang Praktek Siswa (RPS) dan mobilernya yang dikerjakan oleh pihak Swakelola ,yang bernilai Rp 1.117.500.828.

(A.Batara)

Leave a Reply