Panpel Final Piala Indonesia Buka Loket Refund Tiket

Suasana antrian warga yang dikembalikan tiket final Piala Indonesia antara PSM Makassar melawan Persija Jakarta yang tertunda. (foto/illank)

Suasana antrian warga yang dikembalikan tiket final Piala Indonesia antara PSM Makassar melawan Persija Jakarta yang tertunda. (foto/illank)

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Panitia pelaksana pertandingan leg kedua final Piala Indonesia membuka dua loket untuk melakukan proses pengembalian tiket final Piala Indonesia antara PSM Makassar melawan Persija Jakarta yang sempat ditunda.

Pembukaan loket pengembalian tiket ini dimulai dari tanggal 1 hingga 4 Agustus nanti.

Koordinator tiket pertandingan, Azis Djarre mengatakan, bahwa pihaknya saat ini telah membuka dua loket masing-masing untuk loket tiket online dan offline.

“Untuk yang offline ini ada 800 sheet yang dibatalkan oleh PSSI, itu kita ganti dengan mengembalikan uangnya, dengan cukup membawa KTPnya, kalau pun vouchernya sudah tidak ada tetap kita ganti dengan catatan jika ada nomor KTPnya. Untuk yang online ini semata-mata penonton yang beli di calo karena kalau beli websitenya, itu akan dibalas di email akun pembeli,” kata Azis, Kamis (1/8/2019).

Sementara, lanjut Azis bagi penonton yang membeli tiket lewat calo, kata dia pihaknya membuka loket tiket online hanya semata-mata mengarahkan penonton agar mudah menelusuri sumber tiket tersebut.

“Nah, sekarang dibukanya loket ini semata-mata untuk mengarahkan yang belanja via calo, karena yang calo itu susah ditelusuri,” ujarnya.

Untuk itu kata Azis, mempermuda sumber menelusuri tiketnya penonton harus memberikan identitas kepada panpel. “supaya kita bisa telusuri darimana sumber tiket tersebut, paling tidak ada transaksi id nya atau barcodenya,” sambungnya.

“Dari situ kita akan buka dari sistem, kita arahkan dari beberapa akun yang ada nanti. Setelah diarahkan besok akan ada pergantian dari beberapa akun itu. Nanti name usernya akan kita potong ke pemegang tiket terakhir itu,” bebernya.

Sedangkan, untuk kuota tiket kelompok suporter kata Azis, akan dikembalikan ke admin masing-masing.

Azis pun mengingatkan, bahwa untuk laga final Piala Indonesia yang sempat tertunda ini, pihaknya tidak lagi menjual tiket dan penambahan kuota. Ia menegaskan, apabila ada yang menjual tiket jelang laga final Piala Indonesia, maka sudah dipastikan tiket tersebut adalah tiket palsu.

“Saya ingatkan untuk laga ini tidak ada lagi penjualan dan penambahan kuota, kalau ada yang menjual tiket pada hari H sudah bisa dipastikan itu adalah palsu. Karena dari KiosTix tidak ada penambahan, apalagi penjualan tiket baru untuk lagi. Murni pergantian tiket sebelumnya,” jelasnya.

Hingga saat ini, sebut Asiz pergantian tiket ini sudah mencapai 60 hingga 70 persen, kemungkinan besok atau lusa target refund sudah selesai.

“H-2 tidak ada lagi kegiatan di Stadion Andi Mattalatta. Sesuai instruksi PSSI, H-1 tidak ada lagi penumpukan massa disekitar stadion. Makanya kita cepat buka loket pengaduan ini,” pungkasnya.

(Ibl/Azr)

Leave a Reply