Menanti Sidang, Kakek Soebeki Terbaring Lemas di Klinik PN Makassar

Kakek Soebeki (88) terbaring lemas di klinik PN Makassar saat menanti sidangnya. | Foto: Illank

Kakek Soebeki (88) terbaring lemas di klinik PN Makassar saat menanti sidangnya. | Foto: Illank

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Kasus dugaan pemalsuan surat pernyataan kepemilikan rumah terhadap terdakwa Kakek Soebeki (88) terbaring lemas saat menantikan sidang di klinik Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Rabu (16/5/2018).

Kakek Soebeki di bawa ke klinik PN Makassar lantaran kondisi fisiknya yang sudah tua yang tiba sejak pukul 08.00 Wita didampingi dengan pihak keluarga dan kuasa hukum.

“Hari ini Opa (Soebeki) akan menjalani sidang dengan agenda putusan sela dari majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Makassar. Jadi perkaranya ditentukan, apakah dilanjut atau tidak. Tentu kita akan mendengar apa pertimbangan – pertimbangan dari majelis hakim kalau ini dilanjut atau tidak,” ujar kuasa hukum terdakwa, Burhan Kamma Marausa

Sidang tersebut dijadwalkan pukul 09.00 Wita. Namun ketua majelis hakim Bambang Nurchayono masih ada kesibukan lainnya, sehingga sidang mengalami keterlambatan dari jadwal yang ditentukan.

“Yang jelasnya kita selalu datang lebih awal, menunjukkan kalau opa Subeki selalu kooperatif,” sambung Burhan

Terpisah, saat dikonfirmasi Bambang Nurcahyo mengatakan sedang menjalankan tugas. “Ini masih diluar, diusahakan sebentar,” singkatnya

Diketahui Subeki didakwa kasus pemalsuan surat pernyataan kepemilikan tanahnya seluas 160 meter persegi di Jalan Veteran Utara nomor 318/386, Kelurahan Maradekaya di Kecamatan Makassar.

Selain Subeki saksi dalam surat pernyataan tersebut yakni Rudi Dewantoro (Kepala RT), dan Abdul Kadir Jaelani (Kepala RW) juga menjadi terdakwa. “Ini sangat tidak logis, opa tinggal disana sejak tahun 1940, bukti surat kepemilikannya juga lengkap,” sambung Burhan

Belakangan diketahui, kakek Subeki adalah seorang purnawirawan TNI dengan segudang penghargaan. Bahkan ia juga mendapat penghargaan pahlawan oleh Indonesia yang ditandatangani langsung oleh Presiden RI pertama, Ir Soekarno.

Penulis : Illank

Leave a Reply