Metro

Massa SJPM Tolak Kebijakan Danny Dan Tanyakan Kemana Setoran Mereka

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Ratusan Massa dari Serikat Juru Parkir Makassar (SJPM) mengelar Aksi protes di depan Kantor Balai Kota Makassar Jl. Ahmad Yani Kamis, (12/10/17).

Aksi ptotes para Jukir dikarenakan adanya perubahan sistem parkir manual ke sistem Smart Phone Parkir yg dilakukan Wali Kota Makassar tanpa adanya Sosialisasi dengan para Serikat Jukir, dimana menurut mereka sangat merugikan Masyarakat sebab dalam pelaksanaan dilapangan tarif yang akan dikenakan kepada masyarakat yaitu Rp.3000 Untuk Motor dan Rp.5000 untuk Mobil.

” kami sangat kecewa dengan apa yang dilakukan Wali Kota Makassar Danny Pomanto, karena mereka di anggap tidak ada ” ujar Nawal Reza.

Suasana Demo Depan Kantor Walikota

Lanjut Reza, dimana dulunya yang dilakukan secara manual, yang di tagi langsung oleh kolektor ke jukir sesaui target setoran, yang ditentukan PD Parkir.

Para jukir juga mempertanyakan Setoran yang jukir selama ini di setor, “Kami ada target setiap jukir yang disetor kepada PD Parkir, Setoran itu ditentukan dari volume kendaraan dan hitungan kami paling minimal setoran Rp.30.000 dikalikan Dua ribuan lebih juru parkir dikali sehari berapa,dikali perbulan berapa dan dikali setahun itu jumlahnya luar biasa, Tetapi ketika kami temukan di Dinas Pendapatan Daerah itu yang disetor hanya Rp.600 Juta. Jadi Entah dikemanakan dan dipergunakan untuk apa uang setoran kami selama ini,” Jelas Reza.

Harapan kami cuma satu, Ketika ada perubahan tolong disampaikan kepada kami, Jangan buat keputusan sendiri tanpa ada sosialisasi, Tutup Nawal Reza Kordinator Lapangan.

Dari hasil pantauan, terlihat para massa berkumpul dan berteriak “Palukka, jangan harap bisa oppo lagi” , selanjutnya para massa melanjutkan aksi di depan kantor DPRD Kota Makassar untuk menyampaikan tuntutan yang sama.

Peliput : Akbar

Popular

To Top