Mantan Panglima Laskar Jihad Didakwa UU Darurat

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Jaksa Penuntut Umum mendakwa mantan panglima laskar jihad, Abdullah Jafar Umar Thalib bersama enam orang pengikutnya dengan UU Darurat dan pasal 170 KUHPidana di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (19/6/2019).

Dakwaan tersebut dibacakan oleh Tim JPU secara bergantian dalam sidang kedua perkara pengrusakan dan membawa senjata tajam tanpa ijin.

Menurut jaksa, Moh Iryan Assegaf mengatakan, bahwa dakwaan terhadap para terdakwa ini merupakan dakwaan alternatif yakni UU Darurat dan pasal 170.

“Kalau UU Darurat itu ancaman hukumannya sekitar 10 tahun, kalau 170 diatas 5 tahun. Tapi pada prinsipnya kita sidang selanjutnya akan membuktikan dakwaan mana yang tepat atas perbuatannya,” kata Iryan saat ditemui usai persidangan.

Iryan menyebutkan, jika dari 7 terdakwa dalam perkara ini, tidak semuanya membawa senjata tajam. Akan tetapi, nantinya akan dibuktikan dalam persidangan.

“Tidak semuanya membawa senjata tajam saat kejadian terjadi. Tetapi kita tetap akan membuktikannya nanti pada sidang selanjutnya,” tuturnya.

Perkara ini, kata Iryan hanya masalah ketersinggungan saja dan ketika sidang para terdakwa juga memahami ke khilafannya.

“Penahanannya secara administratif berada di Kejaksaan Jayapura tetapi di Makassar dititip di Rutan Mapolda Sulsel,” tutupnya.

(Ink/Azr)

Leave a Reply