Libatkan Anak Usia Dini, Pengedar Sabu Diringkus Polisi

Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika saat menghadirkan pelaku peredaran narkoba melibatkan anak kecil. (Foto/illank)

Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika saat menghadirkan pelaku peredaran narkoba melibatkan anak kecil. (Foto/illank)

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Seorang ibu rumah tangga, pelaku peredaran narkoba jenis sabu diamankan anggota Tim Elang Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar di Jalan Kerung-kerung, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Senin (8/7) sekitar 19.00 WITA.

Pelaku peredaran sabu ini diketahui, bernama Dahlia berusia 50 tahun melancarkan aksinya dengan menyuruh anak yang masih berusia 11 tahun untuk mengantarkan sabu kepada pembelinya.

Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika mengatakan, pihaknya berhasil menangkap pelaku peredaran sabu dengan memanfaatkan seorang anak.

“Anak ini kita temukan dua paket sabu, dan dilakukan pengembangan ditangkaplah orang yang menyuruh melakukan atau mengedarkan sabu itu, yakni Dahlia,” kata Diari saat ditemui, Selasa (9/7/2019).

Menurut Diari, bahwa anak yang turut diamankan ini hanya dijadikan sebagai saksi dan pengedarnya dijadikan sebagai pelaku utamanya.

“Pelaku sudah lama jadi pengedar. Gunakan anak sudah sering berapa kali dan anak ini sering disuruh. Karena ada hubungan emosinal orang tuanya dan pengedar. Orang tua anak ini biasanya untuk cuci baju, modusnya kalau ada pembeli dia suruh ambil di pot bunga atau suruh mengantar ke pembeli,” ungkapnya.

Dari sekali mengantar anak ini, sebut Diari mendapatkan upah sekitar Rp 70 ribu dan orang tuanya tidak mengetahui kejadian tersebut.

“Kita komunikasi ke Bapas dan LPKS terkait penanganan kasus peredaran narkoba yang melibatkan anak dibawa umur,” ujarnya.

Akibat perbuatan Dahlia akan dijerat dengan pasal 114 ayat (1) dan pasal 112 ayat (1) UU narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

(Ink/Azr)

Leave a Reply