lawan Polisi, Pengedar Sabu Antar Kabupaten Dilumpuhkan

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Hamzah Libia (44) menjerit kesakitan di RS Bhayangkara Makassar, setelah timah panas anggota Tim Macan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar bersarang dikakinya.

Pria yang diduga pelaku pengedar narkotika jenis sabu lintas kabupaten merupakan warga Sungai Biola, Kabupaten Bulukumba, dilumpuhkan oleh pihak kepolisian, lantaran saat dilakukan pengembangan untuk menunjukkan lokasi transaksinya pelaku tidak kooperatif dengan melawan petugas dan berusah melarikan diri.

Akibatnya, anggota Tim Macan Satresnarkoba Polrestabes Makassar melumpuhkan pengedar sabu dengan memberikan tembakan yang mengarah ke kakinya.

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika mengatakan, jika pihaknya berhasil menangkap pengedar sabu lintas kabupaten saat diketahui berada di rumah kosnya di Jalan Bete-bete, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Selasa (11/9) malam.

“Pelaku terpaksa dilumpuhkan dibagian kakinya karena berusaha melawan petugas saat pengembangan. Pelaku ini merupakan jaringan pengedar narkotika antar kabupaten,” kata Diari saat memberikan keterangan persnya, Kamis (13/9/2018).

Selain menangkap pelaku, Diari menyebutkan, bahwa pihaknya juga turut menyita barang bukti sabu seberat 50 gram, timbangan elektrik, satu buah bong dan tiga buah pireks serta beberapa barang bukti lainnya.

“Barang bukti yang diamankan itu, sebagian hanya sebagian. Sebagian sudah diedarkan. Pelaku sendiri telah mengedarkan barang haram itu di daerah Bulukumba dan Bantaeng,” terangnya.

Pelaku mengakui, bahwa dirinya mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pria berinisial B. “Saat ini kita masih melakukan pengejaran terhadap pemilik sabu tersebut berinisial B,” lanjutnya.

Pasal yang dikenakan UU RI Nomor 35 tahun 2009 pasal 112 ayat (2) dan atau 114 ayat (2) dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara, atau paling tinggi hukuman mati dan atau hukuman seumur hidup, denda sebesar Rp 10 miliar.

Penulis : Illank

Leave a Reply