KPwBI Sulbar Siapkan 46 Loket Penukaran Uang

RAPORMERAH.CO SULBAR – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulbar akan sediakan sekira 46 loket penukaran uang di seluruh wilayah Sulbar selama periode ramadan dan idul fitri tahun 2017 ini.

Tujuan penyediaan loket penukaran uang tersebut untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang dalam transaksinya tidak akan dipungut biaya. Selain itu, sebanyak 12 bank di Sulbar juga akan bekerja sama dalam program itu.

“Kami berharap agar masyarakat Sulbar dapat memperoleh UPK (uang pecahan kecil) dengan lebih baik, aman, cepat, efisien dan tanpa bayaran.” ujar Kepala KPwBI Sulbar, Dadal Angkoro, saat ditemui, Jumat (2/6/17)

Pada pembagian loket penukaran di setiap kabupaten, KPwBI Sulbar mengalokasikan 23 loket di Mamuju, tujuh loket di Polman, empat loket di Majene, lima loket di Mamuju Tengah dan Mamuju Utara dan dua loket di Mamasa. “Apapun pecahan uang dari masyarakat, kami sediakan. Masyarakat juga dalam teknis penukaran nantinya, dapat tepat waktu sebelum pasokan uang di loket kritis,” imbuh Dadal.

Ia juga menjamin program penukaran uang bagi masyarakat yang akan dilakukan tidak akan menimbulkan inflasi seperti yang dikhawatirkan karena yang digelar hanya transaksi menukar uang bukan menambah uang. “Yang kami khwatirkan jika tingkat konsumsi masyarakat di bulan puasa ini tidak terkendali karena hal itu yang justru memicu terjadinya inflasi,” jelas nya.

Lebih lanjut, terkait persiapan lebaran tahun ini permintaan uang kartal bagi perbankan di Sulbar untuk kebutuhan ramadan hingga idul fitri sebesar Rp.365, 2 miliar, jumlah tersebut meningkat dari tahun lalu yakni sebesar Rp.332, 6 miliar.

“Akan tetapi, kami tetap melakukan antisipasi terhadap lonjakan permintaan dengan menyiapkan uang kartal sebesar Rp.1,3 triliun,” pungkas Dadal.

Peliput : Yuni | Editor : Olive

Leave a Reply