KPU Mulai Distribusi Logistik Pemilu Untuk Wilayah Kepulauan di Sulsel

Anggota kepolisian melakukan pengawalan pendistribusian logistik Pemilu untuk pulau terluar di Sulsel. (Foto/illank)

Anggota kepolisian melakukan pengawalan pendistribusian logistik Pemilu untuk pulau terluar di Sulsel. (Foto/illank)

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Logistik Pemilihan Umum (Pemilu) mulai didistribusikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel untuk wilayah Kabupaten Pangkajenne dan Kepulauan (Pangkep), Senin (8/4/2019).

Logistik yang terdiri dari kertas surat suara, kotak suara, bilik suara yang terbuat dari kardus, ballpoint, karet dan tinta yang diangkut menggunakan kapal motor melalui Pelabuhan Paotere, Kota Makassar.

Kemudian logistik tersebut dibawa menuju ke Pulau Liukang Kalukuang Masalima (Kalmas) dan Kepulauan Liukang Tangngayya, di Kabupaten Pangkep.

Ketua KPU Sulsel Misnah Attas mengatakan, bahwa pendistribusian logistik Pemilu sengaja diprioritaskan untuk wilayah kepulauan dibandingkan daerah lain. Dengan pertimbangan kendala jarak dan geografis.

“Untuk pendistribusian logistik ini sengaja pertama diberangkatkan untuk daerah kepulauan mengingat kendala jarak dan geografisnya. Kemarin seharusnya diberangkatkan. Tetapi karena ada acara KPU yang serentak di seluruh daerah, baru hari ini dilaksanakan,” kata Misnah

Logistik Pemilu yang dikirim ke Pulau Liukang Kalmas dan Liukang Tangngayya, sebut Misnah, untuk didistribusikan ke 95 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan jumlah wajib pemilih sekitar 22 ribu orang.

ā€œDi Kecamatan Liukang Kalmas ada 9 ribu pemilih, di Kecamatan Liukang Tangngayya ada 13 ribu pemilih, setiap TPS ada 4 kotak suara, total kotak suara sekitar 400 kotak suara,ā€ bebernya.

Pengiriman logistik Pemilu tersebut mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan TNI dengan persenjataan lengkap yang akan dikirim ke Kepulauan Liukang Kalmas yang terdiri dari 18 pulau berpenghuni dan Kepulauan Liukang Tangngayya yang berjumlah 25 pulau berpenghuni.

(Ink/Azr)

Leave a Reply