Keok Lawan Pengusaha Gula Rafinasi, Polda Sulsel Curiga Ada Mafia Hukum di PN Makassar

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Polda Sulsel dikalahkan oleh pengusaha Gula Rafinasi pada pra peradilan di Pengadilan Negeri Makassar beberapa waktu lalu.

Sebelumnya Polda Sulsel telah menetapkan Ridwan Tandiawa sebagai tersangka pada kasus peredaran gula berbahaya tersebut, namun dalam perjalanan kasus itu dipra peradilankan dan polda sulsel kalah.

Polda Sulsel menduga kekalahan pada pra peradilan di Pengadilan Negeri Makassar dikarenakan ada mafia hukum yang mendapat manis dari gula berbahaya tersebut, sehingga Polda melayangkan surat aduan diduga adanya mafia hukum di pengadilan negeri Makassar ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Jakarta.

Sementara itu, Pihak Pengadilan Negeri ( PN) Makassar membantah tudingan adanya mafia peradilan terkait putusan praperadilan kasus gula rafinasi yang diajukan oleh Ridwan Tandiawan sebagai pemohon beberapa waktu lalu.

Hal ini dikatakan oleh Humas PN Makassar, Bambang Nurcahyono, Rabu (29/8/2018) sore tadi.

“Janganlah langsung menuju ke arah Institusi (PN Makassar, red). kami tidak memahami apa yg dimaksud adanya mafia peradilan tersebut. Tetapi dalam kontek adanya putusan praperadilan gula rafinasi adalah benar,” kata Bambang

Bambang menjelaskan, bahwa putusan praperadilan, bukan merupakan akhir dari pengusutan kasus gula rafinasi. Menurutnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel saat itu sebagai termohon, harus melakukan pengusutan kembali kasus tersebut.

“Objek perkara di praperadilan gula rafinasi yang diputus oleh PN Makassar, belum menyangkut pokok perkaranya. Dan semuanya kembali ke penyidik untuk kembali melakukan penyidikannya,” pungkasnya.

Penulis : Illank | Editor : A.Azhar

Leave a Reply