Kejati Sulsel Bidik Tersangka Baru Kasus Buloa

Ilustrasi / ist

Ilustrasi / ist

RAPORMERAH.CO – Kasus dugaan korupsi sewa lahan negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Makassar, penyidik bakal hadirkan tersangka baru.

Menurut Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Firdaus Dewilmar mengatakan, bahwa dalam kasus ini akan ada penambahan setelah ada hasil ekspose perkara di dugaan tersebut di Kejagung RI.

“Nanti hasil ekspos yang menentukan siapa saja yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi tersebut,” kata Firdaus Dewilmar, Kamis (21/11/2019).

Kasus tersebut merugikan keuangan negara sebesar Rp 500 juta. Penyidik kejati akan menggelar gelar perkara yang menjerat Soedirjo Aliman alias Jen Tang.

Sementara, Plt Kasi Penkum Kejati Sulsel, Andi Usama mengatakan, pihaknya akan mengekspos perkara tersebut yang menjerat Jen Tang

“Rencana besok penyidik ekspos kasus Jen Tang di Kejagung RI. Ekspos atau gelar perkara itu dilakukan untuk mematikan apakah berkas penyidikan itu sudah dianggap layak untuk P-21,” kata Andi Usama.

Diketahui, kasus itu sempat terulur setelah salah satu tersangka yakni Soedirjo Aliman alias Jen Tang melarikan diri dan menjadi buron.

Namun, pelarian tersangka yang sudah setahun lebih jadi buron setelah ditetapkan tersangka 1 November 2017 lalu oleh Kejati Sulsel, akhirnya ditangkap Tim Intelijen Kejaksaan Agung RI, di daerah Senayan, Jakarta, Kamis (17/10/19) lalu.

Berdasarkan siaran pers dari Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspemkum) Kejaksaan Agung RI, Dr Mukri, penangkapan tersebut merupakan tersangka buron ke 345 sejak program tabur 31.1 diluncurkan oleh Kejaksaan tahun 2018 lalu.

Jen Tang merupakan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penggunaan / sewa Tanah Negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Makassar tahun 2015 dengan Kerugian Negara Rp 500 juta.

Jen Tang ditetapkan tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kejati Sulawesi Selatan Nomor : PRINT-509/R.4/Fd.1/11/2018.

Selain Jen Tang, beberapa orang yang sudah ditetapkan tersangka dalam kasus itu. Salah satunya Asisten I Pemkot Makassar, M Sabri.

(Mir/Azr)

Leave a Reply