Kejar Produksi 2.045 MBOE Pertamina Bahas Teknologi Hulu

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Untuk meningkatkan cadangan dan produksi Migas, pekerja Migas di lingkungan Direktorat Hulu PT Pertamina (Persero) menyelenggarakan Forum Sharing Teknologi Hulu (FSHT) ke-4.

Forum ilmiah ini untuk menghasilkan temuan baru di bidang teknologi hulu yang bisa dimplementasikan secara praktis di blok-blok Migas Pertamina sekaligus sebagai sarana sosialisasi kebijakan dan rencana implementasi aspirasi hulu Pertamina tahun 2030, diantaranya meningkatkan Produksi Migas menuju 2.045 MBOE dan Geothermal Road to 2.300 MW.

Tujuan utamanya pertemuan ini untuk mempertemukan enginerin-enginerin Pertamina khususnya Direktorat Hulu untuk melakukan sharing dan membicarakan permasalahan-permasalahan yang dihadapi di lapangan, kemudian solusi teknologi yang digunakan. Sehingga aset satu yang lainnya bisa salin berbagi,” kata Direktur Hulu Syamsu Alam saat ditemui di Hotel Sheraton by Four Point Jalan Landak Baru, Selasa (25/7/2017)

Lebih lanjut, Syamsu Alam mengatakan, dengan adanya forum ini sehingga dapat mempelajari teknologi-teknologi diluar dari Pertamina, teknologi yang digunakan perusahaan lain yang tujuan bisa lebih efisien dan meningkatkan produksi yang lebih optimal.

“Jadi tujuan efisiensi dengan mengunakan teknologi yang tepat untuk dilapangan,” ujarnya.

Menurut Syamsu Alam, salah satu strategi untuk meningkatkan produksi adalah teknologi, dengan penggunaan teknologi yang tepat bisa melakukan efisiensi. Dengan banyak melakukan efisiensi kita bisa lakukan kegiatan-kegiatan lebih banyak.

“Tentunya Pertamina khususnya saat ini masalah lapangan yang sudah macher kemudian diklannya sudah sangat tinggi. Sekarang Pertamina mencari teknologi agar kita bisa tingkatkan recovery faktor, teknologi yang digunakan agar minyak bisa lebih banyak diambil,” ungkapnya.

Beberapa penemuan ini telah dipatenkan oleh Pertamina dan ada juga yang belum dipatenkan tetapi akan segera dipatenkan.

“Kita sudah kerjasama dengan ITB, Lemigas dan juga beberapa universitas yang ada,” tutupnya.

 

Peliput: Illank       Editor : Kurniawan

Leave a Reply