Kayu Ilegal Senilai Rp 16.5 Miliar Diamankan Tim Gabungan

Komadan Pangkalan Utama TNI AL VI (Danlantamal VI) Makassar Laksamana Pertama TNI Dwi Sulaksono bersama sejumlah pihak terkait melihat langsung barang bukti 57 kontainer berisi kayu ilegal dari Papua.

Komadan Pangkalan Utama TNI AL VI (Danlantamal VI) Makassar Laksamana Pertama TNI Dwi Sulaksono bersama sejumlah pihak terkait melihat langsung barang bukti 57 kontainer berisi kayu ilegal dari Papua.

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Kapal Motor SM yang mengangkut 57 kontainer berisikan kayu ilegal berasal dari Papua diamankan anggota Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) Makassar bersama tim gabungan di Pelabuhan Sukarno Hatta, Kota Makassar, Selasa (8/1/2019)

Tim gabungan tersebut terdiri dari Tim Lantamal VI Makassar, Ditjen Gakkum LHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), Bea Cukai Makasar dan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Makassar.

Sebanyak 57 kontainer berisi kayu berjenis merbau, kayu ini diperkirakan lebih dari 914 meter kubik dengan nilai diperkirakan minimal Rp 16,5 milyar.

Komandan Tim Intelijen Lantamal VI Letkol Laut (T) Evi Bayu Priatno mengatakan, diamankannya kapal pengangkut 57 kontainer berisikan kayu ilegal ini setelah dilakukan operasi gabungan dan menemukan kayu ilegal tersebut sehingga langsung diamankan.

“Kita amankan KM SM yang membawa 57 kontainer berisikan kayu Merbau ilegal, dari Jayapura menuju Surabaya. Kemudian mengamankan ke Pelabuhan Soekarno Hatta,” kata Evi Bayu Priatno.

Kemudian lanjut Evi Bayu, tim gabungan melakukan pemeriksaan dan pengecekan fisik kayu tersebut serta mengamankan barang bukti di Pelabuhan Makassar.

“Setelah melakukan pengecekan dan melihat fisik kayu, segera melakukan pengamanan barang bukti di Pelabuhan Makasar. Serta menindak lanjuti secepatnya proses penegakan hukum, kemudian segera melakukan penyelidikan semua pihak yang terkait,” ungkapnya.

Sementara itu, Komadan Pangkalan Utama TNI AL VI (Danlantamal VI) Makassar Laksamana Pertama TNI Dwi Sulaksono mengapresiasi atas penangkapan ilegal logging tersebut.

“Penangkapan yang dilakukan aparat gabungan beberapa waktu lalu sangatlah kita apresiasi, penangkapan tersebut sangat membantu Lantamal VI dalam pelaksanaan pemberantasan illegal logging di laut,” kata Dwi Sulaksono.

Dwi Sulaksono mengatakan, pihaknya sangat mendukung atas penyelamatan sumber daya alam dari aktivitas penebangan pohon ilegal.

“Keberhasilan operasi ini merupakan komitmen bersama semua pihak dalam memberantas illegal logging dalam penyelamatan sumber daya alam,” pungkas Danlantamal VI.

(Ink/Azr)

Leave a Reply