Jaminkan BPKB Palsu, IRT di Makassar Diamanakan Polisi

Kapolsek Panakukkang, Kompol Ananda Fauzi Harahap saat memperlihatkan barang bukti pelaku yang merupakan jaminan palsu untuk mendapatkan pinjaman uang sebanyak Rp 70 juta. (Foto/illank)

Kapolsek Panakukkang, Kompol Ananda Fauzi Harahap saat memperlihatkan barang bukti pelaku yang merupakan jaminan palsu untuk mendapatkan pinjaman uang sebanyak Rp 70 juta. (Foto/illank)

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Seorang ibu rumah tangga bernama Roslina (50) diamankan anggota Polsek Panakkukang setelah melakukan aksi penipuan terhadap Wom finance, Jumat (22/2/2019).

Warga Jalan Seruni, Kecamatan Panakukkang, Kota Makassar ini melakukan aksi penipuan dengan cara memalsukan dokumen dan surat lainnya untuk mendapatkan uang pinjaman sebesar Rp 70 juta.

Kapolsek Panakukkang, Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakan, pelaku memalsukan sejumlah dokumen seperti BPKB kendaraan roda empat dan surat ijin usaha yang beralamat palsu.

“BPKB sudah kita cek ternyata palsu dan surat ijin usaha yang ditandatangani oleh camat juga palsu. Nomor rekening koran listrik juga dipalsukan. Hal ini dilakukan oleh pelaku supaya dapat menyakinkan pihak Wom Finance agar dapat mencairkan uang sebesar Rp 70 juta,” kata Ananda saat memberikan keterangan persnya.

Ananda menerangkan, Roslina dalam menjalankan aksinya tidak hanya sendiri tetapi masih ada dua orang lagi, hingga saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian, yakni Anshar dan Haji Tappa.

“Anshar ini salah satu surveyor dari Wom Finance. Uang hasil pencarian sebesar Rp 70 juta itu, dibagi yang dimana Roslina mendapatkan uang sebanyak Rp 35 juta, Haji Tappa Rp 30 juta dan Anshar sebanyak Rp 5 juta, sementara ini kita masih upaya pencarian dua orang lagi,” ungkapnya.

Akibat perbuatannya kata Ananda, dijerat dengan pasal 35 UU RI nomor 42 tahun 1999 tentang jaminan Fidusia atau pasal 378 Juncto 372 Subsider 263 KUHPidana.

“Pelaku terancam hukuman penjara paling lama lima tahun dan denda Rp 500 juta,” tutupnya.

(Ibl/Azr)

Leave a Reply