IFI Temukan Klinik Tak Berizin di Makassar

Ilustrasi

Ilustrasi

RAPORMERAH.CO,MAKASSAR – Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) Cabang Makassar menyebut ada beberapa klinik fisioterapi di Makassar belum mengantongi izin.

Ketua Bidang Advokasi dan Legislasi IFI Makassar, Erfan Sutono, ditemukannya klinik tak berizin tersebut menguat saat IFI turun melakukan Inspeksi dadakan (Sidak) dibeberapa klinik swasta, Kamis, (8/8/19).

Kata Erfan, diantara yang belum mengantongi adalah Klinik Physiopreneur, di Jalan Somba Opu. Terbukti, tidak mengantongi surat izin praktek (SIP) dan surat izin kerja (SIK).

Temuan serupa di klinik di Jalan Onta Lama. Sehingga keduanya diinstruksikan untuk segera melengkapi.

Sesuai amanat undang-undang, kata Erfan, klinik dengan kasus tersebut sebenarnya dilarang keras melakukan aktivitas atau menyentuh pasien.

Namun, karena mereka adalah anggota organisasi, maka diberikan pembinaan saja. Caranya dengan secepatnya melakukan pengurusan izin.

Itu sebagai perlindungan hukum bagi mereka. Sebab bisa saja terjadi kecelakaan kerja. “Walaupun kita tidak minta,”kata alumni Magister Hukum Kesehatan Unhas ini

Tetapi, jika itu tidak dilakukan maka klinik mereka akan ditutup oleh IFI berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan.

“Dan Sidak ini akan terus berlanjut. Guna memberikan pembinaan kepada anggota organisasi,”tambah Erfan.

Ketua IFI Cabang Makassar, Muhammad Hatta, juga menyampaikan organisasi profesi bertanggung jawab terhadap perlindungan sejawat dan berhak melakukan pembinaan bilamana ada anggota yang keluar dari jalur standar pelayanan.

“Sesuai dengan aturan PMK 80 tahun 2013,”katanya.

Sehingga itu kata dia, kegiatan ini akan dilaksanakan secara simultan ke seluruh klinik- klinik fisioterapi di Maros, Makassar dan Gowa. Sebagai bentuk pembinaan dalam rangka menjaga kualitas pelayanan fisioterapi sebagaimana amanat undang-undang dan menteri kesehatan. “Tentunya lewat koordinasi Dinas Kesehatan,”tutupnya.

(Ink/Azr)

Leave a Reply