Hasil Tangkapan ‘Tawas’ Polres Sidrap Berbuah Pemeriksaan Propam

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani bersama Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan saat menunjukkan hasil ungkapan sabu satu kilogram jaringan internasional. (Foto/illank)

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani bersama Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan saat menunjukkan hasil ungkapan sabu satu kilogram jaringan internasional. (Foto/illank)

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Penemuan benda yang diduga narkotika jenis sabu seberat tujuh kilogram yang diamankan Satuan Narkoba Polres Sidrap, setelah diuji Laboratorium Forensik ternyata hasilnya menunjukkan benda tersebut adalah tawas.

Hal ini membuat pihak Mabes Polri pun memberikan petunjuk kepada Direktur Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan untuk memberikan teguran kepada Kasat Narkoba Polres Sidrap, AKP Badollahi.

Bahkan, Kasat Narkoba Polres Sidrap pun harus memenuhi panggilan dari Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulsel untuk menjalani pemeriksaan.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan mengatakan, bahwa Mabes Polri telah mengeluarkan petunjuk terkait hal ini untuk diberikan teguran kepada Kasat Narkoba Polres Sidrap.

“Mabes hanya memberikan petunjuk bahwa kasat narkoba diberikan teguran dan saya sudah buatkan surat melalui telegram untuk menegur langsung kasat narkoba,” kata Hermawan saat ditemui di Mapolda Sulsel, Kamis (14/3/2019).

Kemudian teguran itu ditindaklanjuti oleh Polda Sulsel, kata Hermawan dengan memanggil Kasat Narkoba Polres Sidrap bersama personelnya untuk menjalani pemeriksaan.

“Saat ini, kasat narkoba sudah dipanggil provost kemarin, untuk diperiksa beserta anggota lain yang melakukan ekspose beberapa hari lalu,” ungkapnya.

Hermawan menyebutkan, bahwa ada orang yang mempermainkan atau mencoba-coba kesiagaan dan kesiapan pihak kepolisian dalam menerima informasi masyarakat terkait peredaran narkotika.

“Kalau kemasan dari awal saya sudah curiga, karena klo narkoba itu dikemas di plastik atau pembungkus teh. Dan kalau hanya dibungkus lakban itu saya sempat curiga dan mereka ingin berusaha mengelabui polisi tapi namanya polisi kalau ada laporan masyarakat kita cepat tanggap menindaklanjuti laporan itu,” tutupnya.

(IbI/Azr)

Leave a Reply