Erwin Haiya Sebut Uang Asing Sitaan Polisi Adalah Hasil Gaji

Uang senilai kurang lebih Rp 1 Miliar yang disita dari hasil pemggeledahan di balaikota Makassar | Foto : IST

Uang senilai kurang lebih Rp 1 Miliar yang disita dari hasil pemggeledahan di balaikota Makassar | Foto : IST

RAPORMERAH.co,MAKASSAR – Penggeledahan di ruang Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel menemukan sejumlah mata uang asing.

Ditemukannya uang asing tersebut di dua tempat yakni dalam tas dan brangkas Kepala BPKAD Makassar, Erwin Haiya.

Mata uang asing yang diamankan dari dalam tas Erwin Haiya adalah mata uang dollar Singapura. Sementara dari brangkas ditemukan mata uang dollar Amerika, dollar Australia, Euro, mata uang Vietnam, mata uang Norwegia.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, bahwa keseluruhan mata uang yang disita penyidik diakui oleh Erwin Haiya adalah miliknya.

“Barang bukti uang yang disita dari BPKAD diakui Erwin adalah miliknya,” kata Dicky, Jumat (09/02/2018).

Dicky menyebutkan, Erwin Haiya harus menjelaskan asal uang asing tersebut, katanya uang itu dari hasil gaji, apa mungkin seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) punyak gaji sebanyak itu.

“Kalau Erwin bisa menjelaskan maka akan jelas asal uang itu darimana,” ujarnya.

Ia membeberkan, diluar dari uang Rp 300 juta yang dijadikan sebagai barang bukti dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa. Sisa uang yang disita berdasarkan pengakuan Erwin Haiya adalah miliknya.

“Namun, Erwin tidak bisa menjelaskan uang tersebut berasal darimana. Maka dia dapat dikenakan UU tindak pidana pencucian uang (TPPU),” bebernya.

Adapun rincian mata uang asing yang disita dari brankas Erwin Haiya adalah,

Untuk mata uang dollar Amerika berjumlah USD15,504 dengan rincian 155 lembar pecahan USD100, 1 pecahan USD50, 4 pecahan USD10 dan 4 pecahan USD1.

Lalu, mata uang dollar Australia berjumlah AUSD3,330 yang terdiri dari 12 lembar pecahan AUSD 100, 36 lembar uang pecahan AUSD 50, 16 lembar uang pecahan AUSD 20, dan 1 lembar uang pecahan AUSD.

Untuk mata uang euro berjumlah 4.825 euro, yang terdiri atas 6 lembar uang pecahan 500 euro, 7 lembar uang pecahan 200 euro, 6 lembar uang pecahan 50 euro, 4 lembar uang pecahan 20 euro, 2 lembar uang pecahan 10 euro dan 5 lembar uang pecahan 5 euro.

Sementara untuk, mata uang dong Vietnam berjumlah 4.072.000 dong terdiri dari 2 lembar pecahan 200 ribu, 35 lembar pecahan 100 ribu, 2 lembarĀ  pecahan 50 ribu, 2 lembar pecahan 20 ribu, 3 lembar pecahan 10 ribu dan 1 lembar 2 ribu.

Dan untuk mata uang Kroner berjumlah 1,200 kroner dengan rincian 1 lembar uang pecahan 500, 2 lembar uang pecahan 200 dan 3 lembar uang pecahan 100.

Penulis : Illank

Leave a Reply