Enggan Menerima Dua Pelaku Begal Sadis. Ini kata Kapolres Gowa

Dua pelaku begal sadis usai mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara Makassar |Foto : Illank

Dua pelaku begal sadis usai mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara Makassar |Foto : Illank

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Pihak Polres Gowa enggan menerima dan memproses lebih lanjut dua pelaku begal sadis yang terjadi di Lapangan Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa.

Dua pelaku begal sadis tersebut berhasil ditangkap oleh anggota Tim Khusus (Timsus) Polda Sulsel di salah satu rumah di Perumahan Gowa Asri Jalan Malino, Kabupaten Gowa, Senin (11/6) malam.

Kemudian setelah dilakukan pengembangan pencarian barang bukti lainnya, anggota Timsus Polda Sulsel selanjutnya menyerahkan kedua pelaku ke Polres Gowa sesuai lokasi kejadian tersebut. Namun pihak Polres Gowa enggan menerima kedua pelaku dan memproses kasus begal sadi ini lebih lanjut.

Menanggapi hal itu, Kapolres Gowa, Shinto Silitonga mengatakan, bahwa pihaknya hanya mengikuti prosedur saja. Dimana harus ada gelar perkara terlebih dahulu sebelum menerima pelaku.

“Tidak ada penolakan,
sesuai dengan prosedurnya, maka harus dilakukan gelar perkara terlebih dahulu sebelum menerima penyerahan tersangka dan barang bukti,” kata Shinto, Selasa (12/6/2018)

Diketahui sebelumnya, kasus begal sadis sudah menjadi atensi Polda Sulsel melalui Direktorat Reserse Kriminal umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel, sehingga secara otomatis kasus tersebut kini dalam penanganan Polda Sulsel.

Kanit Timsus Polda Sulsel, Aiptu Iqbal Kosman mengatakan, kasus begal sadis ini menjadi atensi Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel, lantaran telah viral di media sosial. Sehingga kasus tersebut diambil alih Polda Sulsel.

“Kasusnya telah menjadi atensi Polda Sulsel. Makanya diambil alih,” kata Iqbal saat ditemui di posko Timsus Polda Sulsel, Selasa (12/6/2018).

Penulis: Illank

Leave a Reply