Elite DPRD Sulbar Lakukan Perlawanan Pasca Ditetapkan Tersangka

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR -Pasca ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar, pimpinan DPRD Sulbar ajukan Praperadilan.

Pimpinan DPRD Sulbar mengajukan praperadilan terkait status tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan APBD Sulbar tahun 2016 di Pengadilan Tipikor Makassar.

Nantinya dalam sidang praperadilan yang diajukan pimpinan anggota DPRD Sulbar akan dipimpin hakim tunggal yakni Safri.

“Saya akan pimpin sidang praperadilan sebagai hakim tunggal sesuai dalam KUHP pasal 77 sampai dengan pasal 83,” aku Safri saat ditemui di Pengadilan Tipikor Makassar, Kamis (12/10/2017).

Safri juga menambahkan, untuk jadwal sidang praperadilan tersebut telah dijadwalkan olehnya.

“Insyah Allah saya sudah tetapkan jadwal sidang praperadilannya pada hari Rabu depan,” tambahnya.

Sidang praperadilan, kata Safri, akan dilakukan secara maraton selama 7 hari. Karna kuasanya berada di Jakarta sehingga harus panggilan secara delegasi.

“Seharusnya berdomisili di Makassar atau Sulbar,” tutupnya.

Penulis : Illank

Leave a Reply