Dua Pelaku Pembegalan Wanita di Gowa Dihadiahi Timah Panas Polisi

Dua pelaku begal sadis usai mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara Makassar |Foto : Illank

Dua pelaku begal sadis usai mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara Makassar |Foto : Illank

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Dua pelaku begal menjerit kesakitan setelah diterjang peluru anggota Tim Khusus (Timsus) Polda Sulsel, ketika berusaha melarikan saat dilakukan pengembangan kasusnya.

Akibatnya, kedua pelaku begal diketahui bernama Andi Rizaldi (22) dan rekannya berinisial AN (17) yang merupakan bersepupuh, mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar, Senin (11/6/2018) malam tadi.

Kanit Timsus Polda Sulsel, Aiptu Iqbal Kosman mengatakan, pihaknya berhasil menangkap pelaku begal yang terkenal sadis di BTN Gowa Asri Jalan Malino, Kabupaten Gowa.

“Kami tangkap pelaku di salah satu rumah saat sementara istirahat dan menyita barang bukti satu bilah pisau, satu unit handphone dan satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksinya,” kata Iqbal saat ditemui di Posko Timsus Polda Sulsel, Selasa (12/6/2018).

Iqbal menjelaskan, pelaku melancarkan aksinya saat korban diketahui bernama Eni Sulvaini (21) sedang duduk di Lapangan Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa. Kemudian pelaku datang dan langsung merampas telepon genggam korban lalu menikam secara membabi buta.

“Pelaku ini masing-masing punya peran yakni, AN merampas handphone korban, lalu Andi Rizaldi yang menikam korban pada bagian leher, dada dan perut. Usai melancarkan aksinya keduanya kabur,” ungkapnya.

Saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti lainny, lanjut Iqbal, kedua pelaku berusaha melarikan diri sehingga diberikan tembakan peringatan. Namun keduanya kata Iqbal, tak mengindahkan peringatan diberikan yang diberikan, maka anggota Timsus Polda Sulsel mengambil langkah tegas melumpuhkan pelaku.

“Anggota melumpuhkan dengan menembak kaki kedua pelaku. Selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara mendapatkan perawatan medis,” pungkasnya.

Kedua pelaku dipersangkakan pasal 365 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

Penulis : Illank

Leave a Reply