Ditemukan Pemilih Siluman di TPS 34 Kelurahan Banta-bantaeng, Ketua KPPS Diamankan Polisi

Ketua KPPS TPS 34, Stenlis bersama dua pemuda asal Flores diamanakan polisi setelah kedapatan gunakan C6 yang bukan miliknya. (Foto/illank)

Ketua KPPS TPS 34, Stenlis bersama dua pemuda asal Flores diamanakan polisi setelah kedapatan gunakan C6 yang bukan miliknya. (Foto/illank)

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Pihak kepolisian mengamankan Ketua Kelompok Panitia Pemunggutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 34, Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar bersama dua orang warga, Rabu (17/4/2019).

Ketua KPPS di TPS 34 diketahui bernama, Stenis sedangkan dua orang pria asal Flores bernama, Berto dan Arsi. Mereka terpaksa diamankan di Mapolsek Rappocini, setelah nyaris dihajar massa.

Kapolsek Rappocini, Kompol Edhy Supriyadi mengatakan, dua pemuda yang itu bukan warga Kelurahan Banta-bantaeng datang ke TPS 34 untuk memilih. Namun, C6 yang digunakan untuk memilih bukanlah miliknya, melainkan milik orang lain.

“Dua warga ini datang ke TPS 34 bawa C6 milik orang lain, sedangkan keduanya bukan warga disitu, sehingga warga yang ada di lokasi marah dan nyaris menghakimi mereka, tetapi berhasil kita amankan,” kata Edhy.

Untuk menghindari hal-hal tidak inginkan kedua pemuda itu bersama Ketua KPPS di TPS 34 dibawa ke Mapolsek Rappocini untuk diamanakan.

Sementara, Ketua KPPS di TPS 34, Stenlis mengaku, bahwa ia menyuruh kedua anak tersebut untuk mengambil undangan yang bukan miliknya dengan alasan masih banyak undangan yang tersisa.

“Tadi malam saya suruh ambil karna masih banyak sisanya. Tetapi salah ambil C6 yang pemiliknya ada,” akunya.

Meski sempat terjadi keributan proses pemilihan umum di TPS 34 terus dilanjutkan dan berjalan dengan lancar.

Usai dimintai keterangan kemudian ketiga warga tersebut diserahkan kepihak Panitia Pengawas Kecamatan Rapoocini.

(Ibl/Azr)

Leave a Reply