Diajak ke Pantai Losari, Bocah 14 Tahun Disekap dan Diperkosa

Panit II Reskrim Polsek Tamalate, Ipda Sukiman saat ditemui di RS Bhayangkara Makassar. (Foto/illank)

Panit II Reskrim Polsek Tamalate, Ipda Sukiman saat ditemui di RS Bhayangkara Makassar. (Foto/illank)

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Sungguh malang nasib Mawar (nama samaran), anak perempuan yang masih berusia 14 tahun warga Kabupaten Gowa menjadi korban penyekapan dan pencabulan sejak Kamis (10/1/2019) malam lalu.

Anak dibawa ini menjadi korban penyekapan dan pemerkosaan yang dilakukan tiga orang pelaku berinisial yakni, AM (20) SL (40) dan RM.

Kejadian bejat ini terjadi, ketika Mawar janjian akan bertemu dengan RM yang dikenalnya melalui Facebook untuk pergi ke Pantai Losari, pada Kamis lalu.

Namun, bukannya ke Pantai Losari tetapi RM membawa korban ke tempat pembuatan meubel di Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Di sana korban bertemu dengan SL dan AM, kemudian disekap dan memperkosa korban.

“Korban dijemput di dekat rumahnya di daerah Bili-bili, Kabupaten Gowa. Kemudian pelaku membawa korban ke TKP, lalu korban disetubuhi dengan cara paksa oleh dua orang pelaku SL dan AM,” kata Panit II Reskrim Polsek Tamalate, Ipda Sukiman saat ditemui di RS Bhayangkara Makassar, Minggu (13/1/2019) dini hari.

Sukiman menerangkan, sampai diketahuinya kasus ini, karena korban berhasil melarikan diri dari tempat penyekapan dan berhasil diselamatkan kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan perawatan medis.

“Karena dua pelaku SL dan AM merasa capek setelah menyetubuhi korban sehingga mereka tertidur. Kemudian korban memanfaatkan situasi itu sehingga berhasil melarikan diri dengan melompat dari lantai 2. Sehingga korban mengalami luka pada kakinya. Semoga tidak luka korban tidak parah,” terangnya

Saat ini, korban telah berada di RS Bhayangkara Makassar guna dilakukan pemeriksaan dan perawatan medis.

Sedangkan, dua pelaku telah diamankan di Mapolsek Tamalate, sementara itu pihak kepolisian masih dilakukan pengejaran terhadap salah satu pelaku.

“Kita masih terus melakukan pengejaran terhadap satu pelaku yang menjemput korban,” tutupnya.

(Ink/Azr)

Leave a Reply