Deng Ical : Jalan Tol Layang AP Pettarani Jadi Simbol Baru Kota Makassar

Plt Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal saat ditunjukkan jadwal pengerjaan proyek pembangunan Jalan Tol Layang AP Pettarani | FOTO : Illank

Plt Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal saat ditunjukkan jadwal pengerjaan proyek pembangunan Jalan Tol Layang AP Pettarani | FOTO : Illank

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal beserta seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) meninjau langsung area ke area proyek Jalan Tol Layang, di Jalan Urip Sumohardjo Makassar, Rabu (16/5/2018) pagi tadi.

Dalam acaranya ini, pihak Pemkot Makassar dan manajemen PT Bosowa Marga Nusantara (BMN) juga memaparkan progres proyek pembangunan yang sudah di mulai sejak April 2018 lalu.

Plt Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal mengatakan, dengan di lauchingnya kembali proyek pembangunan Jalan Tol Pettarani ini akan menjadi simbolisasi dan cita cita kita bersama, bahwa Makassar, Sulsel bisa menjadi simpul jejaring pusat pertumbuhan dan pusat peradaban di Indonesia.

Karena tol layang AP Pettarani ini akan menjadi salah satu simbol Kota Makassar, termasuk juga simbol peradaban, setelah Simpang Lima dan Tol Layang di Kabupaten Maros. Ini juga akan menjadi simbol peradaban baru kita di Sulsel,” kata Deng Ical.

Lanjut Deng Ical, pada proyek jalan tol layang ini tidak mendapatkan kendala baik dari pembebasan lahan masyarakat dan ditargetkan proses pengerjaannya ini hingga 22 bulan.

“Tinggal 21 bulan lagi, kita sudah dapat menggunakan jalan tol layang dalam kota,” ujarnya.

Sementara, Direktur Utama PT BMN, Anwar Toha mengatakan, proyek pembangunan jalan tol layang ini sudah dimulai sejak 28 Apri lalu.

“Saat ini, pihak kontraktor dalam hal ini Wika Beton dan tim konsultan Nippon Koei-Indo Koei juga telah memasuki tahap persiapan dalam berbagai pengerjaan, seperti pembersihan lokasi, penebangan pohon, pelebaran jalan dan juga pemasangan Median Concrete Barrier (MCB) yang dimulai dari area tol,” kata Anwar.

Pembangunan ini juga lanjut Anwar, ditujukkan sebagai penambahan lingkup Jalan Tol Ujung Pandang Seksi I dan II, Jalan Tol Layang AP Pettarani (Seksi III) yang dibangun di atas jalan nasional AP Pettarani.

“Proyek ini akan dibangun jalan tol layang sepanjang 4,3 km, dengan nilai investasi Rp 2,2 triliun, masa pengerjaan 22 bulan,” bebernya.

Tol Layang AP Pettarani nantinya, akan menjadi jalan tol layang pertama di Makassar yang keberadaannya diharapkan dapat menjadi ikon baru Kota Makassar, serta dapat mengatur distribusi lalu lintas untuk mendukung sistem transportasi di Kota Makassar.

Penulis : Illank

Leave a Reply