Buronan Kasus Korupsi Lahan Buloa dan Underpass Tak Kunjung Ditangkap

Ilustrasi /IST

Ilustrasi /IST

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel masih terus melakukan pengejaran terhadap dua orang buronan dalam perkara tindak pidana korupsi.

Dua orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) yakni, Soerdirjo Aliman alias Jen Tang kasus dugaan korupsi sewa lahan negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Makassar, dan seorang lagi berinisial RH dalam kasus dugaan korupsi pembebasan lahan underpass simpang lima Bandara Sultan Hasanuddin.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Salahuddin mengatakan, bahwa hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pengejaran terhadap dua orang DPO.

“DPO kejati masih tetap dua orang, satu yang masalah Buloa dan satu masalah underpas simpang lima bandara,” kata Salahuddin saat ditemui di Kantor Kejati Sulsel, Jumat (14/3/2019).

Salahuddin menerangkan, jika pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan pihak imigrasi dalam mengejar tersangka kasus dugaan korupsi sewa lahan Buloa, Jen Tang.

Lanjut Salahuddin, pihaknya juga telah melakukan kordinasi dengan Kejagung RI melalui monitoring center dan meminta dukungan dari Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK).

“Kita telah sebarkan ribuan selebaran dan membuka posko ontime 24 jam dalam melakukan pengejaran Jen Tang,” sebutnya.

Sementara, kata Salahuddin, untuk tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembebasan lahan underpass simpang lima Bandar Sultan Hasanuddin, pihaknya masih terus berupaya menemukan RH.

“Tentunya tidak terlepas dari koordinasi dengan instansi yang ada kaitannya, sinergitas dalam penegakan hukum dalam menemukan para DPO ini,” tutupnya.

(Ibl/Azr)

Leave a Reply