Buntut ‘Nyanyian’ Fee 30 Persen, Danny Pomanto Polisikan Gani Sirman 

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Tim kuasa hukum  Danny Pomanto geram atas pernyataan Gani Sirman selaku tersangka dalam dugaan kasus korupsi pohon ketapang kencana beberapa waktu lalu.

Pasalnya, pernyataan Gani Sirman dimana dirinya adalah mantan Plt Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Makassar, mengungkapkan ada pembagian fee proyek ketapang kencana sebesar 30 persen untuk diserahkan ke Walikota Makassar (Danny Pomanto) .

“Apa yang ungkapkan Pak Gani Sirman soal fee 30 persen diterima Pak Walikota tidak benar. Sehingga kami melaporkan ke Polrestabes hari ini,”ujar Ahmad Rianto selaku Tim Hukum DIAmi, dalam konfrensi pers di kediaman Danny Pomanto di Jl Amirullah, Senin, (16/4/2018).

Lanjutnya ia menduga adanya motif Politik sehingga Tim DIAmi melaporkan balik Gani Sirman ke Polrestabes Makassar dengan No 890/4/2018/PoldaSulsel/PolretabesMakassar.

“Ini jelas Adanya indikasi motif politik disini, apalagi sudah masuk tahapan pilkada makanya menurut kami menduga kesana, makanya kami menyampaikan laporan ini kepolrestabes,”umbar Ahmad.

“Tentu sebagai negara hukum ini perlu pembuktian hukum. Apalagi kalau soal ketapang kencana, kan Pak Wali sudah diperiksa sebagai saksi saat itu dan sudah ada keputusan bahwa Pak Danny tidak ada hubungannya dengan proyek ini,”tutupnya.

Penulis : Thamrin | Editor : Liv

Leave a Reply