Bola Panas Kasus Dana Hibah Pilwalkot Bergulir ke Petinggi KPU Makassar

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel merencanakan bakal memeriksa seluruh komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar.

Termasuk Ketua KPU Makassar, Syarief Amir dan Sekretaris KPU Makassar, Sabri terkait dugaan penyelewengan dana hibah Pilwakot 2018.

Menurut penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Sutomo mengatakan, jika hingga saat ini pihaknya telah mengambil keterangan dari dua komisioner KPU Makassar, yakni Kepala Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Andi Saifuddin dan Kepala Divisi Hukum KPU Makassar, Wahid Hasyim Lukman.

“Jadi saat ini sudah dua orang yang dimintai keterangan. Nanti kita akan memintai keterangan terkait pengelolaan dana hibah itu, termasuk kasubag keuangan logistik dan juga Sekretaris KPU. Tentunya juga Ketua KPU nantinya akan dimintai keterangan selanjutnya,” kata Sutomo, Selasa (6/11/2018).

Sutomo menyebutkan, bahwa pihaknya belum dapat memastikan berapa jumlah kerugian negara terkait dana hibah Pilwakot 2018 dengan jumlah anggaran sekitar Rp 60 miliar yang bersumber dari APBD 2017 dan 2018 yang dihibahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kepada KPU Makassar.

“Dugaan sementara terjadi penyelewengan penggunaan dana hibah untuk pemilihan Pilwakot. Namun, kerugian belum dapat dipastikan masih dalam pengumpulan bukti-bukti dan dokumen. Kepastiannya nanti ditentukan oleh auditor,” pungkasnya.

Penulis : Illank | Editor : A.Azhar

Leave a Reply