Berusaha Kabur, Pelaku Pencurian Diterjang Timah Panas Polisi

Faisal alias Reval pelaku pencurian dilumpuhkan polisi usai mendapatakan perawatan medis di RS Bhayangkara Makassar, Selasa (30/01/2018). (Foto/ist)

Faisal alias Reval pelaku pencurian dilumpuhkan polisi usai mendapatakan perawatan medis di RS Bhayangkara Makassar, Selasa (30/01/2018). (Foto/ist)

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Anggota Tim Khusus (Timsus) Polda Sulsel terpaksa melumpuhkan Faisal alias Refal (35) pelaku pencurian ketika dilakukan pengembangan kasusnya berusaha melarikan diri, Selasa (30/01/2018) sekitar pukul 04.30 Wita.

Akibatnya, pelaku pencurian tersebut meringis kesakitan lantaran kaki kanannya tertembus dua butir timah panas, setelah diberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali. Namun yang bersangkutan tak mengiindahkan sehingga anggota Timsus Polda Sulsel mengambil langkah tegas terukur dengah mengarahkan tembakan ke kaki kanan pelaku.

“Pelaku berusaha kabur saat dilakukan pengembangan. Sehingga anggota melumpuhkan pelaku di kaki kanannya, lalu membawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan perawatan medis,” ungkap Komandan Timsus Polda Sulsel, IPDA Artens,

Diketahui, pelaku merupakan warga Jalan Abubakar Lambogo, Kecamatan Makassar, Kota Makassar ini ditangkap oleh anggota Timsus Polda Sulsel setelah diketahui keberadaannya di Jalan Daeng Tata III lorong 7, sehingga bergerak ke lokasi keberadaan pelaku, sekitar pukul 01.00 Wita.

“Setelah berhasil ditangkap pelaku langsung diinterogasi dan mengakui telah melakukan tindak pidana pencurian di Jalan Yusuf Dg Ngawing samping Goro Makassar,” kata IPDA Artens.

Lebih lanjut, Artens mengatakan, bahwa Reval datang ke TKP dengan menggunakan sepeda motor hanya seorang diri, lalu masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencungkil pintu menggunakan besi kecil yang mirip dengan obeng.

“Setelah berhasil masuk ke dalam rumah korban, pelaku menggasak barang milik korban yakni, tujuh unit Handphone, sebuah tas warba hitam berisi surat-surat penting dan uang tunai sebesar Rp.16.250.000,” terangnya.

Kemudian kata Artens, pelaku menjual beberapa Handphone hasil kejahatannya ke counter Hp yang berada di Jalan DR Sutomo Makassar. Sementara uang sebesar Rp. 16.250 ribu telah dipakenya untuk membayar cicilan motor.

“Dari uang itu, sudah dipake untuk melunasi cicilan motornya sebesar Rp. 2.200 ribu dan sisanya dipakai untuk biaya kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

IPDA Artens menyebutkan, polisi turut menyita barang bukti dari tangan pelaku berupa satu unit Handphone, dua buah senjata tajam jenis badik, satu buah sangkur, satu buah ketapel, lima buah busur dan satu alat isap sabu.

“Barang bukti satu unit Handphone ditemukan di rumah pelaku. Saat ini pelaku telah diserahkan ke Polsek Rappocini guna pemeriksaan lebih lanjut,” tutupnya.

Penulis : Illank

Leave a Reply