Begal Potong Tangan Dituntut 17 Tahun Kurungan

Dua terdakwa begal potong tangan saat berdiskusi dengan penasehat hukumnya. (Foto /illank)

Dua terdakwa begal potong tangan saat berdiskusi dengan penasehat hukumnya. (Foto /illank)

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Jaksa Penuntut Umum menuntut dua terdakwa perkara begal yang menyebabkan tangan Imran terputus, dengan hukuman 17 tahun penjara di Pengadilan Negeri Makassar, Selasa (12/3/2019)

Dua terdakwa yakni, Aco alias Pengkong dan Firmansyah alias Firman. Masing-masing dituntut selama 17 tahun penjara saat jaksa membacakan tuntutannya dihadapan majelis hakim, Bambang Nurcahyono.

Jaksa, Adrian menyebutkan, bahwa kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana pengambilan barang yang disertai dengan kekerasan.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa 1 Aco alias Pengkong dan terdakwa II Firman dengan pidana penjara selama 17 tahun,” kata Adrian.

Pertimbangan jaksa menjatuhkan tuntutan 17 tahun penjara kepada dua tersakwa, karena perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat.

Salah satu terdakwa juga merupakan residivis karena pernah terlibat dalam kasus yang sama. Sementara terdakwa dua perna dihukum dalam kasus penganiayaan.

Perkara ini juga jadi perhatian masyarakat. Sedangkan yang meringankan terdakwa bersikap sopan selama persidangan.

Firman dan Aco melakukan aksi begal dengan cara menebas tangan korban Imran hingga putus, tepatnya di jalan Datut Ribandang Dua, Kecamatan Tallo, pada Senin (23/11/2018) lalu.

(Ink/Azr)

Leave a Reply