Bandar Sabu dari Bone “Disengat” Tim Ubur-ubur Polrestabes Makassar

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika saat menunjukkan barang bukti sabu milik bandar narkoba yang dilumpuhkan | foto : illank

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika saat menunjukkan barang bukti sabu milik bandar narkoba yang dilumpuhkan | foto : illank

RAPORMERAH.CO – Personel Tim Ubur-ubur Satuan Narkoba Polrestabes Makassar melumpuhkan bandar sabu lintas daerah di Sulawesi Selatan, Kamis (10/10/2019) sore tadi.

Bandar sabu tersebut diketahui bernama Butungge warga Bajoe, Kabupaten Bone. Dia ditangkap ketika berada di Kabupaten Bone yang dipimpin oleh Dantim Ubur-ubur Satresnarkoba Polrestabes Makassar, Aiptu Kamaruddin, kemudian dilakukan pengembangan di Kota Makassar.

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika mengatakan bahwa Butungge adalah bandar sabu yang terkenal cukup licin dan sering kali berhasil mengelabui pihak kepolisian saat akan ditangkap tapi berhasil ditangkap di Kabupaten Bone.

“TKP awalnya di Minasa Upa, Kota Makassar, lalu kita kembangkan. Dia kita tangkap berkat bantuan dari Denpal Kodam Hasanuddin, sehingga kita berterima kasih atas bantuannya berhasil menggulung bandar sabu di Kabupaten Bone,” kata Diari saat ditemui di RS Bhayangkara Makassar.

Diari menerangkan, dari hasil penggeledahan pihaknya berhasil menemukan barang bukti barang haram tersebut sebanyak satu ons bersama dengan alat pakai serta alat timbang digital.

“Hal ini tentunya akan kita terus kembangkan. Di Bone pelaku sudah mencoba meloloskan diri, namun berhasil kita tangkap. Tapi ketika pengembangan di Maros, dia kembali melakukan perlawanan sehingga diberikan tindakan tegas terukur,” bebernya.

Butungge ini mengedarkan sabu dibeberapa daerah di Sulsel termasuk di Kota Makassar. Dan kata Diari, bahwa bandar sabu ini juga pernah mengambil barang haram tersebut dari Kalimantan melalui jaringan Malaysia.

“Dalam menjalankan bisnis haramnya ini dia tunggal tapi memiliki kaki tangan, termasuk yang kita amankan lebih dulu di Minasa Upa itu termasuk kaki tangannya. Barang bukti kita temukan di kantongnya satu sachet sedang dan ada juga di dashboard motor. Dia ini pemain lama tapi licin saat akan ditangkap dan dia sudah menjadi target operasi kami,” ungkapnya.

Banda sabu ini akan dijerat dengan pasal 112 ayat (2) dan pasal 114 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

(Mir/Azr)

Leave a Reply