Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi Proyek Irigasi di Kabupaten Bulukumba

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel telah menaikan status dugaan korupsi proyek irigasi Kementerian PUPR di Kabupaten Bulukumba dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

Dimana proyek irigasi tersebut, menelan anggaran sebesar Rp 49 miliar yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN).

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulsel, Salahuddin mengatakan, jika kasus dugaan korupsi proyek irigasi dinaikkan ke tahap penyidikan setelah alat buktinya dianggap cukup sehingga penyidik menaikkan ke tahap penyidikan dari sebelumnya masih penyelidikan.

“Tim menaikan status penyelidikan ke penyidikan kasus dugaan korupsi proyek irigasi di Bulukumba tahun anggaran 2017,” kata Salahuddin, Jumat (14/6/2019).

Salahuddin menerangkan, bahwa pihaknya juga telah memintai keterangan terhadap sejumlah saksi termasuk, rekanan hingga pengawai Kementerian PUPR.

“Yang sudah dimintai keterangan, ada dari rekanan, inspektorat, oknum PNS pada Dinas Pendidikan Bulukumba, oknum pengawai honorer, kita juga mintai keterangan saksi di Kementerian PUPR, serta oknum kepala daerah dan oknum sekretaris daerah,” bebernya.

Selanjutnya, tambah Salahuddin, pihaknya akan menjadwalkan kembali untuk dilakukan proses penyidikan dengan kembali memanggi sejumlah saksi dalam kasus dugaan korupsi tersebut.

“Penyidik akan menjadwalkan pemanggilan saksi kembali pada tahap penyidikan,” tutupnya.

(Ink/Azr)

Leave a Reply